Jajaran Direksi Dirombak, Saham Garuda Indonesia "Melompat"

Kompas.com - 13/04/2017, 11:40 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Saham maskapai PT Garuda Indonesia Tbk bergerak menguat signifikan pada siang ini, Kamis (13/4/2017), menyusul perlombaan direksi maskapai pelat merah tersebut.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar kemarin, Rabu (12/4/2017), pemerintah mengangkat bankir Bank Mandiri, Pahala N Mansury resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Garuda Indonesia  menggantikan Arif Wibowo.

Dengan pengangkatan jajaran direksi baru tersebut, harga saham emiten dengan kode GIAA ini berdasarkan data Bloomberg terpantau naik dari pembukaan di level Rp 360 per saham, dan pada pukul 10.30 ini telah berada di level Rp 380 per saham atau naik sekitar 5 persen.

"Ya saya melihat hal tersebut menjadi salah satu faktor, mengingat track record Pak Pahala yang dinilai cukup bagus," kata Head of Research and Consulting Services PT Infovesta Utama, Edbert Suryajaya saat dihubungi Kompas.com, Kamis (13/4/2017).

Menurut Edbert, pengangkatan direksi-direksi baru tersebut, akan membawa harapan baru bagi kinerja perusahaan pelat merah jasa penerbangan tersebut. Sehingga mampu memberikan sentimen positif ke pergerakan saham Garuda.

"Ada sentimen positif bahwa penunjukan Pak Pahala beserta direksi yang baru bisa membawa perubahan ke Garuda," tutur Edbert.

Namun demikian, Edbert memperkirakan, euforia kenaikan harga saham GIAA tidak akan berlangsung lama. Mengingat, para investor akan lebih melihat isu secara fundamental yang lebih besar mempengaruhi pergerakan saham GIAA.

"Untuk euforia biasanya tidak bertahan lama, perkiraan saya dalam 2 atau 3 hari kedepan saja. Setelah euforia investor akan fokus ke isu yang lebih fundamental plus sentimen makro akan lebih berpengaruh," pungkas Edbert.

Dalam RUPS kemarin, selain mengangkat Pahala, pemegang saham juga mengangkat Selain mengangkat Helmi Imam Satriyono sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, Nicodemus P Lampe sebagai Direktur Layanan, Puji Nur Handayani sebagai Direktur Produksi, Nina Sulistyowati sebagai Direktur Marketing dan Teknologi Informasi, Linggarsari Soeharso sebagai Direktur SDM dan Umum dan Sigit Muhartono sebagai Direktur Kargo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Generasi Muda Diajak Jadi Pengusaha Berorientasi Ekspor dengan Manfaatkan LPEI

Generasi Muda Diajak Jadi Pengusaha Berorientasi Ekspor dengan Manfaatkan LPEI

Whats New
Pendapatan Melesat, PAM Mineral Bukukan Laba Bersih Rp 24,73 Miliar

Pendapatan Melesat, PAM Mineral Bukukan Laba Bersih Rp 24,73 Miliar

Whats New
Simak Syarat dan Biaya Nikah di KUA Terbaru 2022

Simak Syarat dan Biaya Nikah di KUA Terbaru 2022

Spend Smart
Besok Ada Pemeliharaan Ruas Tol Jagorawi, Kendaraan Berat Akan Dialihkan

Besok Ada Pemeliharaan Ruas Tol Jagorawi, Kendaraan Berat Akan Dialihkan

Whats New
Simak Cara Mendapatkan EFIN Online Tanpa ke Kantor Pajak

Simak Cara Mendapatkan EFIN Online Tanpa ke Kantor Pajak

Spend Smart
Lewat Situs Ini, Pengusaha Bisa Beli atau Sewa Alat Berat

Lewat Situs Ini, Pengusaha Bisa Beli atau Sewa Alat Berat

Whats New
Perbaikan UU Cipta Kerja Ditargetkan Rampung Tahun Ini

Perbaikan UU Cipta Kerja Ditargetkan Rampung Tahun Ini

Whats New
Gugatan Global Medcom ke BNI Dalam Sidang Lanjutan, Kuasa Hukum: Upaya Hukum Masih Ditempuh

Gugatan Global Medcom ke BNI Dalam Sidang Lanjutan, Kuasa Hukum: Upaya Hukum Masih Ditempuh

Whats New
KCIC Bangun Overpass Antelope, Ruas Tol Japek Diberlakukan Buka Tutup Jalur Mulai Hari Ini

KCIC Bangun Overpass Antelope, Ruas Tol Japek Diberlakukan Buka Tutup Jalur Mulai Hari Ini

Whats New
Tarif Listrik Naik, PLN Pastikan Subsidi Tepat Sasaran

Tarif Listrik Naik, PLN Pastikan Subsidi Tepat Sasaran

Whats New
Buka 2nd TIIWG G20, Bahlil Fokus Bahas Perdagangan, Investasi dan Kesehatan

Buka 2nd TIIWG G20, Bahlil Fokus Bahas Perdagangan, Investasi dan Kesehatan

Whats New
Sri Mulyani: Jika Inflasi Tinggi, Masyarakat Semakin Sulit Beli Rumah

Sri Mulyani: Jika Inflasi Tinggi, Masyarakat Semakin Sulit Beli Rumah

Whats New
Tak Lunasi Utang ke LV Logistik, Aset BUMN Konstruksi PT Indah Karya Disita PN Bandung

Tak Lunasi Utang ke LV Logistik, Aset BUMN Konstruksi PT Indah Karya Disita PN Bandung

Whats New
Viral, Video Jendela KRL Dilempar Batu hingga Pecah Berserakan, Ini Penjelasan KCI

Viral, Video Jendela KRL Dilempar Batu hingga Pecah Berserakan, Ini Penjelasan KCI

Whats New
Isu 'Business Judgment Rule' dan 'Talent Mobility' di PP Nomor 23 Tahun 2022

Isu "Business Judgment Rule" dan "Talent Mobility" di PP Nomor 23 Tahun 2022

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.