Jonan: Program SPBU Wajib Sediakan BBG Akan Diterapkan Bertahap

Kompas.com - 13/04/2017, 17:15 WIB
Sejumlah pengendara mengisi bahan bakar di SPBU Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (9/1/2017). PT Pertamina (Persero) langsung menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) mulai 5 Januari 2017. Revisi harga berlaku untuk jenis BBM non-subsidi dengan angka kenaikan sebesar Rp 300. KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNGSejumlah pengendara mengisi bahan bakar di SPBU Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (9/1/2017). PT Pertamina (Persero) langsung menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) mulai 5 Januari 2017. Revisi harga berlaku untuk jenis BBM non-subsidi dengan angka kenaikan sebesar Rp 300.
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan mewajibkan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum ( SPBU) untuk menyediakan satu dispenser khusus bahan bakar gas ( BBG). Namun penerapan kewajiban ini akan dilakukan secara bertahap.

"Ini akan gradual. Misalnya, DKI dalam waktu enam bulan, Jabodetabek sembilan bulan, Jawa Barat 12 bulan, Jawa Bali 12 bulan, Sumatera 16 bulan. Ini lagi didaftar semua. Akhirnya semua SPBU akan punya satu nozzel BBG," kata Menteri ESDM Ignasius Jonan, di Jakarta, Kamis (13/4/2017).

(Baca: SPBU akan Diwajibkan Sediakan BBG)

Kebijakan untuk mendorong pemanfaatan gas bumi tersebut akan diprioritaskan awalnya di wilayah DKI Jakarta.

Jonan mengatakan, kewajiban SPBU menyediakan dispenser BBG tidak hanya berlaku untuk Pertamina ataupun distributor swasta, melainkan juga pengusaha SPBU asing.

"Nanti harga gasnya berapa akan dihitung lagi," kata mantan Menteri Perhubungan itu.

Menurut Jonan, mestinya harga BBG lebih rendah dibandingkan harga bensin. Jonan menilai, kebijakan ini perlu dikeluarkan agar pemanfaatan gas bumi lebih akseleratif.

"Pemerintah sudah berusaha bertahun-tahun meningkatkan jumlah SPBG. Tetapi enggak berhasil. Faktanya juga enggak banyak. Kalau dihitung seIndonesia enggak ada 200," ungkapnya.

(Baca: Konsumsi BBG Indonesia Hanya 1 Persen dari BBM)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X