Bursa Berjangka Komoditi Bidik Dana Repatriasi "Tax Amnesty"

Kompas.com - 13/04/2017, 23:17 WIB
Menteri Pedagangan Enggartiasto Lukita Usai Lakukan Pengarahan Kepada Pegawai Kemendag dalam sebuah diskusi di Kantor Kemendag, Jakarta (3/4/2017) KOMPAS.com/ACHMAD FAUZIMenteri Pedagangan Enggartiasto Lukita Usai Lakukan Pengarahan Kepada Pegawai Kemendag dalam sebuah diskusi di Kantor Kemendag, Jakarta (3/4/2017)
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menyadari adanya peluang besar usai pelaksanaan program pengampunan pajak atau tax amnesty.

Ia melihat dana-dana dari luar negeri yang dibawa pulang ke Indonesia (repatriasi) oleh para pengusaha bisa masuk ke dalam kegiatan perdagangan berjangka komoditi.

"Bappebti Kemendag memberikan peluang bagi perusahaan pialang berjangka untuk menawarkan investasinya di bidang perdagangan berjangka bagi pemilik modal," ujarnya dalam siaran pers, Jakarta, Kamis (13/4/2017).

Bappebti Kemendag sudah mengeluarkan Peraturan Kepala (Perka) Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Nomor 1 Tahun 2017 sebagai dasar hukumnya.

Aturan yang diatur di antaranya pelaksanaan transaksi kontrak berjangka komoditi, persyaratan yang wajib dipenuhi pialang berjangka, hingga tata cara penetapan dan kewajiban pialang berjangka.

Dengan adanya aturan baru itu, diharapkan dana melimpah tax amnesty yang masih berada di bank bisa mengalir ke investasi di sektor perdagangan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X