Ini Untung Rugi Penerapan "Pelat Ganjil-Genap" Saat Mudik Lebaran

Kompas.com - 14/04/2017, 15:30 WIB
Kondisi arus lalu lintas dari arah Sudirman menuju ke Bundaran HI terpantau ramai lancar pada Rabu (27/7/2016). Akhdi Martin PratamaKondisi arus lalu lintas dari arah Sudirman menuju ke Bundaran HI terpantau ramai lancar pada Rabu (27/7/2016).
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah masih menimbang-nimbang wacana penerapan pelat ganjil-genap saat mudik Lebaran 2017. Kajian mendalam akan dilakukan pemerintah dalam tempo satu bulan ke depan.

(Baca: Ada Wacana "Pelat Ganjil-Genap" Saat Mudik Lebaran, Ini Kata Menhub)

 

Menteri Perhubungan ( Menhub) Budi Karya Sumadi menilai, penerapan pelat ganjil-genap saat mudik Lebaran memiliki sejumlah pertimbangan untung dan rugi. Apa saja? 

"Untungnya yang pasti akan ada membatasi jumlahnya kendaraan (di jalan). Jadi (kendaraan) bisa bergantian," ujar Menhub Budi Karya di sela-sela tinjauan ke Stasiun Senen, Jakarta, Jumat (14/4/20117).

Namun Menhub Budi Karya juga menilai penerapan pelat ganjil-genap saat mudik lebaran juga memiliki kekurangan. Salah satunya masyarakat jadi hanya memiliki waktu-waktu tertentu untuk mudik.

Menurut mantan Direktur Utama Angkasa Pura II itu, titik krusial bila wacana ganjil-genap diterapkan adalah sosialiasi kepada masyarakat.

"Susahnya kalau sosialisanya tidak maksimal, tiba-tiba mereka (petugas) menemukan pelanggaran, dia tidak boleh jalan bagaimana rasanya? Jadi kami lagi diskusikan ini," kata Menhub Budi Karya. 

(Baca: Kemenhub: Kebijakan "Ganjil-Genap" Efektif Urai Kepadatan Kendaraan)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X