Sejak 2010 Indeks Pembangunan Manusia di Provinsi Papua Masih Rendah

Kompas.com - 17/04/2017, 13:30 WIB
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com -Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data pencapaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di 33 provinsi di Indonesia sepanjang 2016, pada Senin (17/4/2017) di kantor BPS di Jakarta.

Berdasarkan data BPS, sejak 2010 hingga 2016, masih terdapat satu provinsi yang menyandang status indeks pembangunan manusia rendah yaitu provinsi Papua.

IPM untuk Papua sebesar 58,05 poin. Jika dibandingkan dengan DKI Jakarta akan terpaut jauh sebab Jakarta yang juga ibu kota negara ini memiliki IPm sebesar 79,60 poin.

"Sepanjang 2016, pencapaian pembangunan manusia di tingkat provinsi cukup bervariasi. Disparitas IPM antar-provinsi masih tinggi sekali, ketimpangan masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah Indonesia," tutur Suharyanto, Kepala BPS.

Selanjutnya, dari data BPS juga diketahui bahwa sepanjang 2016 terjadi peningkatan IPM di sejumlah provinsi. Jumlah provinsi yang berstatus IPM "sedang" berkurang dari 25 provinsi pada 2015 menjadi 21 provinsi di 2016.

Empat provinsi berubah status menjadi IPM "tinggi" yakni provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Jawa Barat.

Suharyanto menambahkan, dengan demikian hingga saat ini terdapat 12 provinsi dengan status IPM tinggi, yaitu Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, DKI Jakarta, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Banten, Bali, Kalimantan Timur dan Sulawesi Utara.

Selebihnya, sebanyak 21 provinsi termasuk IPM "sedang" dan satu provinsi memiliki IPM "rendah" yaitu Papua.

(Baca: Kisah Ketimpangan dan Diskriminasi di Surga Kecil Tanah Papua)

Sekadar informasi, IPM merupakan indikator penting untuk mengukur keberhasilan dalam upaya membangun kualitas hidup manusia.

IPM menjelaskan bagaimana penduduk dapat mengakses hasil pembangunan dalam memperoleh pendapatan, kesehatan, pendidikan, dan sebagainya.

IPM dibentuk oleh tiga dimensi dasar yaitu, umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, dan standar hidup layak.

Kompas TV Jokowi Targetkan 2019 Papua Bisa Nikmati Listrik
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Catat Syarat dan Cara Daftar GrabFood 2022 Online

Catat Syarat dan Cara Daftar GrabFood 2022 Online

Smartpreneur
Ada Pengerjaan Proyek di Stasiun Manggarai, Ini Perubahan Rute Operasi KRL Commuter

Ada Pengerjaan Proyek di Stasiun Manggarai, Ini Perubahan Rute Operasi KRL Commuter

Whats New
Pengamat: Investasi di GoTo Bukan untuk Cari Cuan Harian atau Mingguan, melainkan Prospek Jangka Panjang

Pengamat: Investasi di GoTo Bukan untuk Cari Cuan Harian atau Mingguan, melainkan Prospek Jangka Panjang

Whats New
Upayakan Aplikasi MLFF Bebas Kuota Internet, Roatex Jajaki Operator Telekomunikasi

Upayakan Aplikasi MLFF Bebas Kuota Internet, Roatex Jajaki Operator Telekomunikasi

Whats New
Simak Syarat dan Cara Daftar Online Shopee Food Merchant

Simak Syarat dan Cara Daftar Online Shopee Food Merchant

Smartpreneur
Bakal Dibahas di Forum G20, Sri Mulyani Sebut Gaji Perempuan 30 Persen Lebih Rendah

Bakal Dibahas di Forum G20, Sri Mulyani Sebut Gaji Perempuan 30 Persen Lebih Rendah

Whats New
Kenapa 100K Artinya Rp 100.000? Simak Asal Usul Arti K pada Harga

Kenapa 100K Artinya Rp 100.000? Simak Asal Usul Arti K pada Harga

Spend Smart
Turun Tipis, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 984.000 Per Gram

Turun Tipis, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 984.000 Per Gram

Earn Smart
Dukung Pendidikan, Telkom Berikan Bantuan Digitalisasi untuk Sekolah di Tarutung

Dukung Pendidikan, Telkom Berikan Bantuan Digitalisasi untuk Sekolah di Tarutung

Rilis
Para Konglomerat yang Kaya Raya berkat Minyak Goreng

Para Konglomerat yang Kaya Raya berkat Minyak Goreng

Whats New
Menuju Era 'Economic Experience'

Menuju Era "Economic Experience"

Whats New
Mau Beli Minyak Goreng? Ini Grosir yang Tebar Promo Menarik

Mau Beli Minyak Goreng? Ini Grosir yang Tebar Promo Menarik

Spend Smart
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Ekspor Pertanian Sulut Capai Rp 2,9 Triliun per Mei 2022

Ekspor Pertanian Sulut Capai Rp 2,9 Triliun per Mei 2022

Rilis
IPEX 2022, Perumnas Tawarkan Hunian untuk Milenial dengan Harga Mulai dari Rp 168 Jutaan

IPEX 2022, Perumnas Tawarkan Hunian untuk Milenial dengan Harga Mulai dari Rp 168 Jutaan

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.