Akses Internet Jadi Faktor Penting Berkembangnya Industri Kreatif

Kompas.com - 20/04/2017, 13:45 WIB
Ilustrasi koneksi internet 4,5G. IstIlustrasi koneksi internet 4,5G.
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Teknologi informasi dan jaringan internet berperan penting dalam mengenalkan dan memasarkan produk industri kreatif. Pemerintah sendiri terus mendorong pelaku industri kreatif untuk terus berkembang, salah satunya melalui Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf).

Selain menyumbang PDB nasional, Fadjar menuturkan industri kreatif merupakan sektor keempat terbesar dalam penyerapan tenaga kerja.

Data Bekraf di 2016, industri kreatif menyumbang sekitar Rp 800 triliun atau 8 persen dari total produk domestik bruto (PDB), dengan pertumbuhan dari tahun ketahun mencapai 5 persen.

" Ekonomi kreatif semakin mendapat perhatian utama di banyak negara, karena dapat memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian," ucap Fadjar Hutomo, Deputi Akses Permodalan Bekraf, melalui siaran pers, Kamis (20/4/2017).

Melihat potensi yang ada sehingga tidak mengherankan kalau Pemerintah terus mendorong startup untuk terus berkembang. Selain dengan memberikan wadah bagi pemain industri kreatif untung menuangkan ide-idenya. yang tidak kalah pentingnya adalah pemerataan internet.

"Harus diakui bahwa jaringan internet sangat berperan penting dalam mengenalkan dan memasarkan produk industri kreatif. Pemasaran sistem online memiliki jangkauan sangat luas dan dalam waktu singkat," jelas Fadjar.

Namun, akses internet di Indonesia belum tersedia merata ke seluruh wilayah khususnya di daerah pelosok. Survei yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia (APJII) pada tahun 2016 mengungkap bahwa penetrasi internet mayoritas masih berada di Pulau Jawa.

Dari survei yang dipresentasikan oleh APJII itu tercatat bahwa sekitar 86,3 juta orang atau 65 persen dari angkat total pengguna internet tahun ini berada di Pulau Jawa.

Kondisi geografis dan besarnya investasi yang dikeluarkan untuk membangun akses telekomunikasi di daerah menjadi alasan utama enggannya operator telekomunikasibuntuk menghadirkan layanannya di daerah pelosok.

Pemerataan Internet

Hanafi Rais, Wakil Ketua Komisi 1 DPR RI mengatakan, layanan 4G LTE juga dibutuhkan oleh masyarakat di pedesaan yang memiliki potensi daerah seperti destinasi wisata dan potensi ekonomi agar semakin dikenal di dunia internasional.

“Terlebih lagi wisatawan lokal maupun dunia saat ini tengah mencari tempat wisata yang tidak main stream. Saya kira dengan menggunakan media internet 4G LTE hal tersebut bisa dilakukan,” terang Hanafi.

Menurut dia, dengan layanan 4G LTE masyarakat dapat merasakan pengalaman mobile digital lifestyle yang sesungguhnya khususnya pagi para pelaku usaha kecil dapat mulai memanfaatkan teknologi telekomunikasi untuk meningkatkan daya saing serta memperluas jaringan pemasarannya.

(Baca: Inilah Tiga Sektor Ekonomi Kreatif yang Sedang Naik Daun)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X