Pemerintah Siapkan Pendidikan Vokasi Industri di Jawa Tengah dan Yogyakarta

Kompas.com - 21/04/2017, 12:43 WIB
Menperin Airlangga Hartarto saat acara Indonesia Summit 2017 di Hotel Shangrila Jakarta, Kamis (20/4/2017). KOMPAS.com/PRAMDIA ARHANDO JULIANTOMenperin Airlangga Hartarto saat acara Indonesia Summit 2017 di Hotel Shangrila Jakarta, Kamis (20/4/2017).
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) siap meluncurkan program pendidikan vokasi industri di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Program ini merupakan kelanjutan dari peluncuran pendidikan vokasi yang telah dilaksanakan di Jawa Timur pada akhir Februari lalu.

“Kami akan launching pada Jumat, 21 April 2017 di Semarang, Jawa Tengah,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto ketika menjadi narasumber pada Indonesia Summit 2017 - The Economist di Jakarta.

Menurut Menperin, salah satu program prioritas Kemenperin tersebut diharapkan menjadi solusi dalam mengatasi pengangguran usia muda di Indonesia.

Sebab, pendidikan vokasi yang diterapkan memiliki kosep link and match antara industri dengan Sekolah Menengah Kejuruan.

“Di samping itu, pendidikan vokasi ini untuk memenuhi kebutuhan dunia industri terhadap peningkatan kompetensi sumber daya manusianya, sebagai faktor penting agar memenangkan kompetisi di era persaingan global saat ini,” paparnya.

Kemenperin juga mendorong industri kecil dan menengah (IKM) untuk dapat beroperasi di kawasan industri untuk memudahkan proses produksinya terutama dalam mendapatkan bahan baku.

"Hal ini diyakini dapat menekan biaya logistik bahan baku yang selama ini bebannya cukup besar," pungkasnya.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X