Sri Mulyani: Pemda Berlomba Bikin Aturan, Indonesia Justru Terpecah

Kompas.com - 26/04/2017, 16:53 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani KOMPAS.com / DANI PRABOWOMenteri Keuangan Sri Mulyani
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani meminta pemerintah daerah tidak mengeluarkan aturan-aturan baru yang tidak perlu. Hal itu tutur ia, adalah pesan langsung Presiden Joko Widodo.

"Indonesia itu negara yang besar tetapi kemudian tidak diuntungkan dari sisi size-nya itu karena pemerintah daerah baik kota, kabupaten, provinsi, nasional semuanya berlomba-lomba membuat peraturan," ujar Sri Mulyani usai menghadiri acara Musyawaran Perencanaan Pembangunan nasional (Musrenbangnas) di Jakarta, Rabu (26/4/2017).

"(Hal itu) yang semakin membuat Indonesia itu tidak terintegrasi, tetapi malah terpecah-pecah menjadi berbagai daerah yang kemudian mengurangi daya saing kita sendiri," sambungnya.

Menurut Sri Mulyani, Presiden Joko Widodo juga berpesan agar koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah diperkuat. Dengan begitu, pembangunan di daerah bisa lebih berkualitas.

Misalnya, salah satu yang diminta Presiden yakni rencana pembangunan waduk. Kementerian Pekerjaan Umum wajib berkoordinasi dengan pemerintah daerah sehingga pembangunan waduk bisa disesuaikan dengan kebutuhan pertanian.

"Juga untuk masalah-masalah yang lain untuk transportasi antara pelabuhan dengan jalan raya. Itu akan memberikan kemungkinan seperti yang disebutkan oleh Bapak Presiden, terkoordinasi antara pusat dan daerah," kata Sri Mulyani.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X