Sandiaga Uno Tak Lagi Urus Manajemen Saratoga

Kompas.com - 26/04/2017, 17:08 WIB
Cawagub DKI Jakarta nomor tiga, Sandiaga Uno di Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (20/4/2017). KOMPAS.com/KAHFI DIRGA CAHYACawagub DKI Jakarta nomor tiga, Sandiaga Uno di Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (20/4/2017).
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga S Uno kini tidak lagi tercatat dalam jajaran dewan komisaris maupun jajaran dewan direksi PT Saratoga Investama Tbk (SRTG).

Direktur Keuangan Saratoga Investama Jerry Go Ngo menegaskan, hampir dua tahun ini Sandiaga memang sudah tidak lagi duduk sebagai komisaris maupun direksi di perusahaan tersebut.

"Dia juga tidak lagi terlibat dalam operasional perusahaan," kata Jerry di Jakarta, Rabu (26/4/2017).

Pengunduran diri Sandiaga sendiri sudah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Saratoga Investama pada 10 Juni 2015 silam.

Partner politik Anies Baswedan itu mengundurkan diri dari jabatannya kala itu sebagai Direktur Utama SRTG. Posisinya lantas digantikan oleh Michael W P Soeryadjaja, anak dari Edwin Soeryadjaja.

Sementara itu, Investor Relation Saratoga Investama Albert Saputra mengatakan, perusahaan tidak pernah dan tidak tertarik terlibat dengan urusan politik.

"Kami enggak mau involved ke politik. Tetapi bahwa dia (Sandiaga) menjadi pemegang saham (SRTG) itu adalah hak siapapun karena kami perusahaan publik, dan kebetulan dia co-founder Saratoga Group," kata Albert.

Sebagai informasi, setelah melepaskan saham sebanyak 39,26 juta lembar saham, kepemilikan Sandiaga Uno di SRTG turun menjadi 27,79 persen per Maret 2017.

Pada akhir 2016, Sandiaga masih memiliki saham sebesar 29,15 persen. Saham Sandiaga dibeli oleh Edwin Soeryadjaja sehingga kepemilikan Edwin naik menjadi 32 persen.

Berikut adalah jajaran dewan komisaris Saratoga Investama.

Presiden Komisaris: Edwin Soeryadjaja

Komisaris: Joyce Soeryadjaja Kerr

Komisaris: Sudharta Utama

Komisaris: Anangga Wardhana Roosdiono

Komisaris: Indra Cahya Uno

Presiden Direktur: Michael W P Soeryadjaja

Direktur: Jerry Go Ngo

Direktur: Andi Esfandiari

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

India Larang Ekspor Gandum, Ekonom : Bisa Bikin Harga Daging dan Telur Naik

India Larang Ekspor Gandum, Ekonom : Bisa Bikin Harga Daging dan Telur Naik

Whats New
Harga Minyak Goreng Masih Mahal, Simak Minimarket hingga Supermarket yang Gelar Promo

Harga Minyak Goreng Masih Mahal, Simak Minimarket hingga Supermarket yang Gelar Promo

Spend Smart
RI Jadi Magnet Kripto Baru, 15 Negara Rembuk di Bali

RI Jadi Magnet Kripto Baru, 15 Negara Rembuk di Bali

Whats New
Sisa 45 Hari, Harta yang Diungkap dalam PPS Tembus 86,55 Triliun

Sisa 45 Hari, Harta yang Diungkap dalam PPS Tembus 86,55 Triliun

Whats New
Nilai Limit di Bawah Rp 300 Juta, Simak Daftar Lelang Rumah di Bandung

Nilai Limit di Bawah Rp 300 Juta, Simak Daftar Lelang Rumah di Bandung

Whats New
Jenis Tabungan, Jumlah Setoran Awal BRI, serta Biaya-biaya Lainnya

Jenis Tabungan, Jumlah Setoran Awal BRI, serta Biaya-biaya Lainnya

Whats New
Penuhi Pasokan Dalam Negeri, India Larang Ekspor Gandum

Penuhi Pasokan Dalam Negeri, India Larang Ekspor Gandum

Whats New
Kilang Balikpapan yang Kebakaran Masih Diperbaiki, Pertamina Pastikan Suplai BBM Tidak Terganggu

Kilang Balikpapan yang Kebakaran Masih Diperbaiki, Pertamina Pastikan Suplai BBM Tidak Terganggu

Whats New
Digugat Rp 322 Miliar gara-gara Tabungan Emas, PT Pegadaian Buka Suara

Digugat Rp 322 Miliar gara-gara Tabungan Emas, PT Pegadaian Buka Suara

Whats New
Pegadaian Digugat Rp 322 Miliar Gara-gara Tabungan Emas

Pegadaian Digugat Rp 322 Miliar Gara-gara Tabungan Emas

Whats New
Cara Membuat Sertifikat Tanah, Beserta Syarat dan Biayanya

Cara Membuat Sertifikat Tanah, Beserta Syarat dan Biayanya

Spend Smart
Long Weekend, KAI Catat 67.000 Penumpang Berangkat dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen

Long Weekend, KAI Catat 67.000 Penumpang Berangkat dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen

Whats New
Cek Besaran Biaya dan Limit Transfer Bank DKI di ATM

Cek Besaran Biaya dan Limit Transfer Bank DKI di ATM

Spend Smart
Awal Pekan, Harga Emas Antam Bertahan di Rp 967.000 per Gram

Awal Pekan, Harga Emas Antam Bertahan di Rp 967.000 per Gram

Whats New
Sambut Era Society 5.0, Berikut Peran dan Manfaat Digital Manufacturing bagi Bisnis

Sambut Era Society 5.0, Berikut Peran dan Manfaat Digital Manufacturing bagi Bisnis

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.