Karena Surat Kartini, Sri Mulyani Minta Penarikan Pajak Sasar Konglomerat

Kompas.com - 28/04/2017, 13:36 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengajak jajarannya mengoreksi ketidakadilan penarikan pajak di masa lalu yang hanya menyasar masyakarat miskin.

Hal itu ia sampaikan setelah mendengarkan isi salah satu surat R.A Kartini yang menyinggung kebijakan pemerintah Hindia Belanda menari pajak kepada masyakarat miskin.

Surat itu dibacakan oleh salah satu pegawai pajak dalam peringatan Hari Kartini di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta. Jumat (28/4/2017).

"Kalau kita ingin mengoreksi ketidakadilan itu maka pajak kita harus memihak kepada kelompok yang lemah," ujarnya.

"Pajak harus sama efektifnya memungut pajak kepada kelompok paling kaya," sambung perempuan yang kerap disapa Ani itu.

Selama ini kata Sri Mulyani, orang yang memiliki kemampuan untuk menghindar pajak adalah orang-orang kaya.

Jadi penarikan pajak harus efektif menyasar kelompok masyarakat tersebut. Adapun orang miskin justru harus dilindungi dari ketentuan pajak yang memberatkan.

Salah satu caranya tutur Sri Mulyani yakni melalui batasan Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP). "Ini adalah pesan (Kartini) yang relevan 100 tahun lalu hingga hari ini," ucap Sri Mulyani.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.