Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

4 Tanda Anda Tidak Perlu Memiliki Kartu Kredit

Kompas.com - 29/04/2017, 09:00 WIB
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.comKartu kredit termasuk salah satu produk revolusioner di sektor keuangan puluhan tahun lalu hingga kini di era digital. Kehadiran alat transaksi nontunai berbasis utang telah banyak mengubah gaya hidup masyarakat di seluruh dunia.

Di balik banyak manfaat dan keuntungan yang ditawarkan kartu kredit, alat transaksi nontunai ini sering menjadi sumber masalah besar bagi keuangan seseorang. Hal ini terjadi kebanyakan karena kurang memadainya pengetahuan finansial dalam memanfaatkan fasilitas yang ada di dalam kartu kredit.

Selain itu, tidak semua orang membutuhkan kartu kredit untuk mendukung transaksi ekonomi sehari-hari. Bila memang Anda tidak membutuhkan kartu kredit, maka tidak perlu memaksakan diri memiliki kartu kredit sekadar untuk gaya hidup.

Berikut ini ciri-ciri nasabah yang tidak membutuhkan kartu kredit, seperti dikumpulkan dari berbagai sumber:

1. Anda tidak nyaman dengan utang

Anda termasuk orang yang tidak senang memiliki utang yang terasa seperti beban tanggungan. Anda lebih senang membayar segala transaksi dengan tunai, baik dengan uang tunai maupun dengan alat transaksi nontunai nonutang seperti kartu debit, uang elektronik, dan lain sebagainya. Berutang bagi Anda hanya menambah beban pikiran dan membuka godaan-godaan untuk berperilaku konsumtif.

Sebenarnya gak salah Anda takut berutang. Kartu kredit memang bukan kartu bukan mencari utang. Kartu kredit hanya sebagai kartu untuk mempermudah transaksi. Bukan kartu untuk mencari utang.

Dalam setiap transaksi, bank akan menalangi lebih dahulu, dan sebelum jatuh tempo Anda harus membayar secara penuh semua nilai transaksi tersebut. Anda akan bebas bunga. Jika Anda membayar dengan cicilan minimal, bank akan mengenakan bunga yang tinggi (sebesar 2,95 persen) atas dana yang telah Anda gunakan.

2. Anda bisa memenuhi gaya hidup tanpa kartu kredit

Banyak orang akhirnya memilih memiliki kartu kredit untuk mendukung gaya hidupnya supaya bisa dijalankan dengan biaya lebih murah. Misalnya, penyuka travelling memakai kartu kredit travel yang memungkinkan dia mendapatkan promo tiket maskapai lebih murah, penginapan lebih ekonomis. Penyuka belanja akan merasa kehadiran kartu kredit dengan banyak promo merchant bisa membantu gaya hidupnya dengan lebih ekonomis.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Strategi Kemenperin Kejar Target Transaksi Belanja Produk Dalam Negeri Rp 250 Triliun

3 Strategi Kemenperin Kejar Target Transaksi Belanja Produk Dalam Negeri Rp 250 Triliun

Rilis
KLHK Luncurkan Amdalnet untuk Permudah Perizinan Lingkungan

KLHK Luncurkan Amdalnet untuk Permudah Perizinan Lingkungan

Whats New
Bappenas: Pertumbuhan Ekonomi Tak Berbanding Lurus dengan Penurunan Kemiskinan karena Disrupsi Pekerjaan Pasca Pandemi

Bappenas: Pertumbuhan Ekonomi Tak Berbanding Lurus dengan Penurunan Kemiskinan karena Disrupsi Pekerjaan Pasca Pandemi

Whats New
Kemenhub Alokasikan Anggaran Rp 774 Miliar untuk Subsidi Angkutan Perintis 2023

Kemenhub Alokasikan Anggaran Rp 774 Miliar untuk Subsidi Angkutan Perintis 2023

Whats New
Uji Coba Bayar Tol Tanpa Berhenti di Tol Bali-Mandara Hanya Untuk Kendaraan Roda Empat

Uji Coba Bayar Tol Tanpa Berhenti di Tol Bali-Mandara Hanya Untuk Kendaraan Roda Empat

Whats New
Posisi Utang Pemerintah Rp 7.733 Triliun, Porsi Asing Semakin Sedikit

Posisi Utang Pemerintah Rp 7.733 Triliun, Porsi Asing Semakin Sedikit

Whats New
Indeks Persepsi Korupsi RI Menurun, Kepala Bappenas: Ini Alarm bagi Kita Semua

Indeks Persepsi Korupsi RI Menurun, Kepala Bappenas: Ini Alarm bagi Kita Semua

Whats New
Selain ASN, TNI dan Polri Kini Wajib Lapor Harta Kekayaan

Selain ASN, TNI dan Polri Kini Wajib Lapor Harta Kekayaan

Whats New
Ada MinyaKita, Omzet Produsen Minyak Goreng Premium Turun Drastis

Ada MinyaKita, Omzet Produsen Minyak Goreng Premium Turun Drastis

Whats New
Temukan 500 Ton MinyaKita Belum Didistribusikan, Mendag Zulhas Minta Segera Disebar ke Pasar di Wilayah Jawa

Temukan 500 Ton MinyaKita Belum Didistribusikan, Mendag Zulhas Minta Segera Disebar ke Pasar di Wilayah Jawa

Whats New
Pemerintah akan Tarik Utang Rp 696,4 Triliun di 2023

Pemerintah akan Tarik Utang Rp 696,4 Triliun di 2023

Whats New
Disinggung Jokowi soal Pendanaan Smelter, Bos BCA: Pembangunannya Membutuhkan Dana Besar

Disinggung Jokowi soal Pendanaan Smelter, Bos BCA: Pembangunannya Membutuhkan Dana Besar

Whats New
Harga Bitcoin dan Ethereum Menguat Lebih dari 30 Persen sejak Awal 2023

Harga Bitcoin dan Ethereum Menguat Lebih dari 30 Persen sejak Awal 2023

Whats New
Menteri PPN: RI Butuh Waktu 22 Tahun untuk Jadi Negara Berpendapatan Tinggi

Menteri PPN: RI Butuh Waktu 22 Tahun untuk Jadi Negara Berpendapatan Tinggi

Whats New
Mendag Zulhas Minta Satgas Pangan Tindaklanjuti Temuan 500 Ton yang Tak Disalurkan

Mendag Zulhas Minta Satgas Pangan Tindaklanjuti Temuan 500 Ton yang Tak Disalurkan

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+