Lepas Sebagian Saham BSM, Mandiri Dekati Investor dari Qatar dan UEA

Kompas.com - 30/04/2017, 06:42 WIB
Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo  saat ditemui usai Ajang Penganugerah Wirausaha Muda Mandiri di Bogor, Sabtu (10/3/2017).  KOMPAS.com/ACHMAD FAUZIDirektur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo saat ditemui usai Ajang Penganugerah Wirausaha Muda Mandiri di Bogor, Sabtu (10/3/2017). 
EditorBambang Priyo Jatmiko

BOGOR, KOMPAS.com - Dua bank syariah BUMN segera dilepas ke investor asing guna mendorong pertumbuhan bisnisnya.

Salah satunya adalah Bank Syariah Mandiri (BSM) yang merupakan anak usaha dari PT Bank Mandiri Tbk.

Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo mengatakan dengan pola bisnis seperti saat ini, akan sulit bagi BSM untuk "berlari". Pilihan terbaiknya adalah menggandeng perusahaan asing yang selama ini telah memiliki pengalaman menjalankan bisnis keuangan syariah.

Menurut Kartika, dua negara yang telah dijajaki oleh Mandiri adalah Qatar dan Uni Emirat Arab. Investor dari negara-negara Timur Tengah selama ini telah memiliki banyak pengalaman di bidang keuangan syariah.

"Investor Timur Tengah akan kami gandeng agar bisa membantu membawa dana dari kawasan tersebut masuk ke Indonesia," ujar Kartika di sela-sela Media Gathering BUMN, Sabtu (29/4/2017).

Saat ini banyak orang kaya Timur Tengah yang menaruh dananya di Eropa. Sebagian dari mereka mulai mengalihkan simpanannya ke negara-negara lain di "Selatan" atau negara berkembang.

Potensi ini yang akan dibidik oleh BSM agar pemilik dana dari Timur Tengah bersedia menaruh asetnya di Indonesia.

"Para pemilik dana sebenarnya ingin menaruh di Indonesia, tapi mereka tidak tahu bagaimana caranya. Dengan menggandeng investor dari Timur Tengah, BSM tentunya akan bisa dikenal oleh para pemilik dana untuk menempatkan dananya di Indonesia.

Rencana penjualan sebagian saham BSM ini sebenarnya telah diwacanakan oleh Bank Mandiri sejak 10 tahun lalu. Ini dilakukan guna menggenjot pertumbuhan bisnis bank syariah ini. Namun selama kurun waktu itu, rencana tersebut belum terealisasi.

Sementara itu, Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Jasa Konsultasi Kementerian BUMN Gatot Trihargo menjelaskan pihaknya terus mendorong bank syariah BUMN untuk berkembang. Caranya dengan mencari mitra.

"Menjalin kemitraan ada banyak caranya. Bisa melepas saham, kemudian kerja sama di bidang teknologi agar ada transfer of knowledge dari mitra kepada bank-bank BUMN," jelasnya.

Cara ini dilakukan untuk mendorong pangsa pasar bank syariah bisa tumbuh lebih besar.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menaker Tekankan 3 Aspek Perlindungan Pekerja Perempuan, Apa Saja ?

Menaker Tekankan 3 Aspek Perlindungan Pekerja Perempuan, Apa Saja ?

Whats New
 Sukses Kembangkan Eatlah, Charina Prinandita Masuk Daftar Forbes 30 Under 30

Sukses Kembangkan Eatlah, Charina Prinandita Masuk Daftar Forbes 30 Under 30

Whats New
BI Catat Transaksi Uang Elektronik Melonjak 42 Persen, Apa Pendorongnya?

BI Catat Transaksi Uang Elektronik Melonjak 42 Persen, Apa Pendorongnya?

Whats New
IHSG Bakal Bangkit? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Bakal Bangkit? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Ada Antrean Panjang Pencairan BPUM, Ini Kata Kemenkop UKM

Ada Antrean Panjang Pencairan BPUM, Ini Kata Kemenkop UKM

Whats New
Mau Cari Tambahan THR? Coba Berburu Saham yang Tebar Dividen Ini

Mau Cari Tambahan THR? Coba Berburu Saham yang Tebar Dividen Ini

Earn Smart
Cair H-10 Lebaran, Ini Besaran THR yang Diterima PNS

Cair H-10 Lebaran, Ini Besaran THR yang Diterima PNS

Whats New
Indonesia Ekspor Cysteine ke Amerika Serikat Senilai 800.000 Dollar AS

Indonesia Ekspor Cysteine ke Amerika Serikat Senilai 800.000 Dollar AS

Whats New
Deretan Anak Muda Indonesia yang Masuk Daftar Forbes 30 Under 30 Asia

Deretan Anak Muda Indonesia yang Masuk Daftar Forbes 30 Under 30 Asia

Work Smart
Begini Cara Jadi Wanita Mandiri secara Finansial

Begini Cara Jadi Wanita Mandiri secara Finansial

Work Smart
[POPULER MONEY] Penjelasan Sandiaga soal Tempat Wisata Dibuka tetapi Mudik Dilarang | Cek Penerima BPUM 2021 di Eform.bri.co.id

[POPULER MONEY] Penjelasan Sandiaga soal Tempat Wisata Dibuka tetapi Mudik Dilarang | Cek Penerima BPUM 2021 di Eform.bri.co.id

Whats New
Grab Masuk Emtek, Ini Rencana Pengembangan Bisnisnya

Grab Masuk Emtek, Ini Rencana Pengembangan Bisnisnya

Whats New
Kompaknya Luhut dan Sandiaga Sambut Investasi UEA Rp 7 Triliun di Aceh

Kompaknya Luhut dan Sandiaga Sambut Investasi UEA Rp 7 Triliun di Aceh

Whats New
Pimpin Perusahaan Ventura di Usia Muda, Dua Pemuda Ini Masuk Daftar Forbes 30 Under 30

Pimpin Perusahaan Ventura di Usia Muda, Dua Pemuda Ini Masuk Daftar Forbes 30 Under 30

Work Smart
Cek Peluang CPNS Ikatan Dinas, Ini 10 Sekolah Favorit dan Sepi Peminat

Cek Peluang CPNS Ikatan Dinas, Ini 10 Sekolah Favorit dan Sepi Peminat

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X