Kompas.com - 05/05/2017, 15:00 WIB
Ganjar Pranowo Kontributor Semarang, Nazar NurdinGanjar Pranowo
|
EditorAprillia Ika

SEMARANG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memuji cara Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang membina para pelaku usaha kecil dan menengah untuk bisa berkembang. Menurut Ganjar, cara BRI patut ditiru lembaga keuangan yang lain.

"Apa produknya, apa masalahnya. Saya senang karena BRI menampilkan coacing clinik, di workshopnya diajarkan hak paten ada, hak intelektual ada, diajari, didampingi, diberi modal kredit dan panggung untuk menampilkan produknya," kata Ganjar, seusai membuka parade UMKM di GOR Tri Lomba Juang, Semarang, Jumat (5/5/2017).

Ganjar mengaku bangga, karena produk-produk terbaik dari UKM binaan diberi panggung dan dipamerkan ke masyarakat luas. BRI juga mendesain parade UMKM juga sebagai ajang jual beli.

"Saya senang karena bank ini membantu juga penjualan secara online, ini bagus karena produksinya sudah oke, mereka mulai latihan mengemas, latihan memasarkan secara online," ujar orang nomor satu di Jateng ini.

Ganjar meminta perbankan untuk tidak lelah melakukan pendampingan kepada masyarakat untuk menembangkan usahanya. Bank bisa membantu permasalahan yang dihadapi pelaku usaha, hingga membantu l permodalan yang dibutuhkan.

Para pelaku usaha juga diminta meningkatkan keterampilan dan pengetahuan dalam berusaha. Dua entitas itu sebagai modal penting untuk mendapat akses modal ke depan. Gubernur menjelaskan bahwa, seseorang yang mulai berusaha harus punya pengetahuan dan skill.

Baru setelah itu datang pendampingan baik dari ekonomi, awalnya, produksinya, penjualan sampai permodalannya. Jika modal didapat, pelaku usaha lalu didampingi dan dicarikan akses modal.

"Kalau sudah semua, mereka bisa dilepas. Kalau bank lain kayak ini maka akan sangar membantu. Bank Jateng saya minta dengan program suku bunga rendah, itu manfaatkan sekali. BRI juga punya KUR yang gede itu bisa dimanfaatkan. Mudahan-mudahan semua berhasil," tambahnya.

Sementara itu, Direktur Mikro BRI Muhamad Irvan, mengatakan, pembinaan yang dilakukan BRI tidak sebatas membina UMKM melalui perbankan, namun ada kesepakatan soal pelatihan kewirausahaan.

Training juga diberikan kepada para siswa yang sedang sekolah, sehingga setelah lulus sekolah bisa belajar hingga diberi bantuan kredit.

"Ada pelatihan ke SMK, terbuka untuk sekolah umum, pesantren, kami juga ajarkan bagaimana mematenkan hak paten, belajar dagang online, pengemasan yang bagus. Jadi, parade UMKM BRI diharapkan menjadi penggembangan UKM yang bisa dirasakan masyarakat," tambahnya. 

Kompas TV 4 Bank BUMN Kompak Garap E-Toll
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Realisasi Investasi 2021 Rp 901,2 Triliun, Bahlil: Lampaui Target dari Perintah Presiden

Realisasi Investasi 2021 Rp 901,2 Triliun, Bahlil: Lampaui Target dari Perintah Presiden

Whats New
Sasar Proyek Grup Waskita hingga IKN, WSBP Target Kontrak Baru 2022 Tumbuh 30 Persen

Sasar Proyek Grup Waskita hingga IKN, WSBP Target Kontrak Baru 2022 Tumbuh 30 Persen

Rilis
Kabar Gembira, Pemerintah Perpanjang Insentif PPh Final UMKM

Kabar Gembira, Pemerintah Perpanjang Insentif PPh Final UMKM

Whats New
'Emak-emak' Mengeluh Sulit Dapat Minyak Goreng Murah di Ritel Modern, Kemendag Ungkap Penyebabnya

"Emak-emak" Mengeluh Sulit Dapat Minyak Goreng Murah di Ritel Modern, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Whats New
IHSG Ditutup Menguat 0,16 Persen, Rupiah Justru Melemah

IHSG Ditutup Menguat 0,16 Persen, Rupiah Justru Melemah

Whats New
Minyak Goreng Rp 14.000 Langka, Pengusaha Ritel Sentil Produsen dan Distributor

Minyak Goreng Rp 14.000 Langka, Pengusaha Ritel Sentil Produsen dan Distributor

Whats New
Biaya, Syarat, dan Cara Mengurus STNK Hilang atau Rusak di Samsat

Biaya, Syarat, dan Cara Mengurus STNK Hilang atau Rusak di Samsat

Whats New
Salurkan Kredit ke Sektor Prioritas, Bank Akan Dapat Insentif

Salurkan Kredit ke Sektor Prioritas, Bank Akan Dapat Insentif

Whats New
Transaksi Belanja di Malaysia dan Thailand Bisa Pakai QRIS

Transaksi Belanja di Malaysia dan Thailand Bisa Pakai QRIS

Whats New
Omicron Melonjak, Sri Mulyani: Ini Akan Jadi Perhatian agar Tak Pengaruhi Pemulihan Ekonomi

Omicron Melonjak, Sri Mulyani: Ini Akan Jadi Perhatian agar Tak Pengaruhi Pemulihan Ekonomi

Whats New
OJK Ingatkan, Hati-hati jika Ada Pinjol Ilegal 'Catut' Nama OJK

OJK Ingatkan, Hati-hati jika Ada Pinjol Ilegal "Catut" Nama OJK

Spend Smart
Perluas Layanan QRIS ke Negara Tetangga, BI Gandeng Bank Negara Malaysia

Perluas Layanan QRIS ke Negara Tetangga, BI Gandeng Bank Negara Malaysia

Whats New
Tingkat Utang RI Naik 10,8 Persen, Sri Mulyani: Lebih Baik Dibanding Negara Berkembang Lain

Tingkat Utang RI Naik 10,8 Persen, Sri Mulyani: Lebih Baik Dibanding Negara Berkembang Lain

Whats New
Targetkan 10 Juta Pohon, Mentan: Alhamdulillah, Kopi Indonesia Sangat Diminati...

Targetkan 10 Juta Pohon, Mentan: Alhamdulillah, Kopi Indonesia Sangat Diminati...

Whats New
Bank Indonesia Prediksi The Fed Naikkan Fed Fund Rate 4 Kali di Tahun Ini

Bank Indonesia Prediksi The Fed Naikkan Fed Fund Rate 4 Kali di Tahun Ini

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.