Investasi yang Wajib Dimiliki Seorang Ayah

Kompas.com - 06/05/2017, 07:00 WIB
Ilustrasi ayah ShutterstockIlustrasi ayah
EditorAprillia Ika

Salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan ini adalah dengan melakukan investasi jangka panjang. Untuk memenuhi kebutuhan masa depan ini, Anda dapat memilih instrumen investasi seperti saham, reksa dana atau emas. Alasannya, reksa dana termasuk salah satu investasi dengan risiko yang cukup minimal berikut pula dengan emas.

Investasi jangka panjang juga dibutuhkan untuk masa pensiun. Pada saat masih muda, salah satu aset keuangan yang paling berharga adalah waktu. Jika Anda seorang ayah yang berusia 30 tahun, maka masih memiliki 30 tahun hingga usia pensiun tiba. Objektif untuk pilihan investasi Anda berarti suatu instrumen yang dapat tumbuh seiring dengan berjalannya waktu.

Sejarahnya, investasi saham merupakan salah satu produk investasi yang meningkat nilainya melebihi inflasi. Ini berarti, sebagian dana Anda sebaiknya ditanamkan pada instrumen saham, reksa dana dan emas. Dengan investasi yang tepat, Anda tidak perlu bingung memikirkan pemenuhan kebutuhan di masa pensiun bahkan jika Anda membutuhkan dana lebih nantinya.

Untuk merealisasikan pilihan investasi tersebut, Anda harus menerapkan kebiasaan menabung secara rutin. Selama Anda telah menentukan tujuan investasi jangka panjang, seperti untuk dana pensiun atau untuk pendidikan anak, berarti Anda telah memutuskan untuk berinvestasi; keputusan tersebut lebih penting dibandingkan pilihan instrumen investasi. Investasi yang tepat untuk Anda harus dilihat dari toleransi Anda terhadap risiko, kemampuan serta kebutuhan investasi.

3. Investasi jangka pendek

Sebagai seorang ayah, Anda harus siap untuk kebutuhan darurat keluarga. Melakukan investasi jangka panjang memang merupakan hal yang harus dilakukan, tetapi selain itu, Anda harus memiliki dana darurat. Alasan memilih investasi jangka pendek adalah likuiditasnya yang tinggi walaupun return yang didapatkan tidak setinggi pada investasi saham atau properti.

Investasi jangka pendek termasuk tabungan deposito atau obligasi. Investasi jangka pendek ini akan menyediakan keamanan. Jumlah uang yang harus disimpan untuk penanggulangan dana darurat berbeda dan tergantung pada kebutuhan masing-masing. Idealnya, Anda harus menyimpan cukup dana untuk memenuhi kebutuhan hidup selama 3 atau bulan.

Lakukan investasi setelah keuangan stabil

Kesalahan yang sering dilakukan oleh orang yang ingin berinvestasi adalah mereka melakukan investasi tanpa memikirkan kondisi keuangan mereka sebelumnya. Anda harus menimbang rasio utang, aset dengan uang tunai yang dimiliki. Lakukan investasi hanya jika kondisi finansial cukup sehat dan modal yang ditanam di dalam investasi berasal dari uang Anda, bukan utang.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banyak Saham Auto Reject Bawah, Netizen Salahkan Sekuritas Lakukan 'Forced Sell'

Banyak Saham Auto Reject Bawah, Netizen Salahkan Sekuritas Lakukan "Forced Sell"

Whats New
Sri Mulyani Peringatkan Masalah Vaksin Bisa Jadi Krisis Moral Dunia

Sri Mulyani Peringatkan Masalah Vaksin Bisa Jadi Krisis Moral Dunia

Whats New
Ada Penggeledahan Kejagung Terkait Dugaan Korupsi, BPJS Ketenagakerjaan Tetap Beroperasi Normal

Ada Penggeledahan Kejagung Terkait Dugaan Korupsi, BPJS Ketenagakerjaan Tetap Beroperasi Normal

Whats New
Kemenkop UKM dan Kemenparekraf Berkolaborasi untuk Kembangkan 5 Destinasi Super-Prioritas

Kemenkop UKM dan Kemenparekraf Berkolaborasi untuk Kembangkan 5 Destinasi Super-Prioritas

Rilis
Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2021 Akan Lebih Rendah dari Tahun lalu

Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2021 Akan Lebih Rendah dari Tahun lalu

Whats New
Viral Video Pengiriman Paket Berisikan Ular Hidup, Ini Tanggapan Perusahaan Logistik

Viral Video Pengiriman Paket Berisikan Ular Hidup, Ini Tanggapan Perusahaan Logistik

Whats New
Ini Waktu yang Dipilih Masyarakat untuk Menjual Mobilnya

Ini Waktu yang Dipilih Masyarakat untuk Menjual Mobilnya

Spend Smart
KSPI: Turunnya Jumlah Peserta BPJS Ketenagakerjaan Bukti Ledakan PHK Gelombang Kedua

KSPI: Turunnya Jumlah Peserta BPJS Ketenagakerjaan Bukti Ledakan PHK Gelombang Kedua

Rilis
Waktunya Pemerintah dan Swasta Bersatu Tanggulangi Dampak Pandemi Covid-19

Waktunya Pemerintah dan Swasta Bersatu Tanggulangi Dampak Pandemi Covid-19

Whats New
OJK Usul Spin Off Bank Syariah Tak Wajib Dilakukan

OJK Usul Spin Off Bank Syariah Tak Wajib Dilakukan

Whats New
Sri Mulyani: Kita Beruntung Bisa Amankan Vaksin, Banyak Negara yang Kesulitan

Sri Mulyani: Kita Beruntung Bisa Amankan Vaksin, Banyak Negara yang Kesulitan

Whats New
Saat Susi Khawatir 'Keserakahan' Aplikasi Belanja Online Bikin Mati Pedagang Kecil

Saat Susi Khawatir "Keserakahan" Aplikasi Belanja Online Bikin Mati Pedagang Kecil

Whats New
Stok Bawang Menipis, Indonesia Bersiap Impor

Stok Bawang Menipis, Indonesia Bersiap Impor

Whats New
Vaksinasi Covid-19, Sri Mulyani Minta Pemda Tak Hanya Andalkan Pusat

Vaksinasi Covid-19, Sri Mulyani Minta Pemda Tak Hanya Andalkan Pusat

Whats New
Mengintip Tren Membeli Mobil Selama Masa Pandemi

Mengintip Tren Membeli Mobil Selama Masa Pandemi

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X