Gubernur Ganjar Minta Bank BUMN Sediakan Kredit Usaha Bagi Nelayan

Kompas.com - 06/05/2017, 13:31 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Kontributor Semarang, Nazar NurdinGubernur Jateng Ganjar Pranowo
|
EditorAprillia Ika

SEMARANG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk bersedia menyalurkan kredit usaha kepada para nelayan. Nelayan di Jawa Tengah butuh modal kerja untuk bisa kembali ke laut.

Jika perbankan BUMN tidak masuk, nantinya bank swasta dengan bunga tinggi yang akan menawarkan kredit kepada nelayan.

(Baca: Ganjar Puji BRI yang Fokus Dampingi UMKM)

 

"Nelayan ini butuh bantuan modal untuk melaut, biasanya mereka didatangi modal bank titil. Modalnya sekitar Rp 500 juta, ini market bagi perbankan," kata Ganjar, di sela pembukaan parade UMKM di Semarang, Jumat (5/5/2017).

Dalam pemberian kredit ini, bank diminta aktif menawarkan kredit usaha bunga rendah kepada nelayan. Sehingga, para nelayan bisa terjauhkan dari bunga kredit usaha yang tinggi.

Ganjar minta kepada nelayan agar fokus menangkap ikan. Nelayan tidak dibebani mencari ikan.

"Nelayan tidak boleh mencari ikan. Nelayan hanya menangkap ikan, yang mencari ikan itu satelit. Jadi nelayan butuhnya GPS untuk mengetahui dimana posisi ikan yang banyak," ujar politisi PDI Perjuangan ini.

Nelayan juga perlu pengetahuan soal berapa stok ikan yang ada di tempat lelang. Sehingga nelayan bisa memperkirakan berapa ikan nantinya yang dibawa ke tempat pelelangan ikan.

"Saya berharap BRI tidak bosan untuk membantu agar ide ini bisa terlaksana, karena bank ini adalah banknya rakyat," tambahnya. 

Kompas TV Begini Cara Kerja Kredit Usaha Rakyat



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X