Gerak IHSG Dibayangi Merebaknya "Ransomware" WannaCry

Kompas.com - 15/05/2017, 08:47 WIB
Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (13/3/2017). KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNGPengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (13/3/2017).
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Sepanjang pekan lalu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,14 persen menjadi 5.675,22. Di awal pekan ini, IHSG diprediksi bergerak terbatas.

Kepala Riset Binaartha Parama Sekuritas Reza Priyambada memperkirakan, IHSG pada pekan ini akan bergerak mendatar. Tapi data makroekonomi dalam negeri dan global diharapkan positif, sehingga bisa menahan penurunan indeks.

"Tetap cermati berbagai sentimen yang dapat mempengaruhi perubahan IHSG," ujar Reza, Minggu (14/5/2017). Salah satunya soal virus komputer ransomware menyerang jaringan internet banyak negara, termasuk Indonesia.

Sementara itu, Analis Indosurya Mandiri Sekuritas William Surya Wijaya memprediksi IHSG akan kembali bergairah, setelah dua pekan terakhir menjalani pekan pendek lantaran ada libur nasional.

Aliran masuk dana asing diprediksi masih mengalir. Sejak awal tahun hingga pekan lalu, asing sudah mencatatkan net buy Rp 28,13 triliun di Bursa Efek Indonesia. "Aliran dana asing belum surut," tegas dia.

William memperkirakan, IHSG hari ini (15/5) menguat di 5.636-5.775. Adapun Reza memprediksi IHSG dalam sepekan menurun di support 5.630-5.650 dan resistance 5.695-5.738. (Hasyim Ashari)



Sumber KONTAN
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X