Jeda Siang, IHSG Rontok di Tengah Isu Serangan "Ransomware WannaCry"

Kompas.com - 15/05/2017, 12:32 WIB
Investor melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (13/3/2017). KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNGInvestor melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (13/3/2017).
Penulis Aprillia Ika
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 15,74 poin atau turun 0,27 persen ke level 5.659,47 pada jeda siang perdagangan saham awal pekan, Senin (15/5/2017) pukul 12.00 WIB.

IHSG tumbang di tengah isu merebaknya serangan siber ransomware WannaCry di Senin ini. IHSG turun mulai dari level tertinggi sesaat setelah pembukaan di level 5.693,99 hingga level penutupan saat ini.

(Baca: Meski Pasar Dibayangi Isu Ransomware, IHSG Dibuka Menguat Pagi Ini)

Dua sektor ditutup melemah di atas 1 persen yakni sektor aneka industri dan sektor pertambangan, masing-masing turun 1,08 persen dan 1,4 persen.

Total ada delapan sektor yang ditutup turun sementara hanya sektor keuangan dan properti yang masih bertahan menguat tipis masing-masing 0,11 persen dan -,35 persen.

Dari data RTI, sebanyak 117 saham ditutup naik, sementara 155 saham ditutup turun dan 115 saham ditutup pada posisi tetap.

Investor asing masih meminati bursa saham Indonesia dengan catatan aksi beli bersih investor asing di semua papan perdagangan mencapai Rp 158,69 miliar. Sementara aksi beli bersih investor asing di pasar reguler mencapai Rp 194,99 miliar.

Sejumlah saham yang tertekan turun di atas 2 persen pada perdagangan saham Senin ini yakni ADRO (-2,03 persen), BMTR (-2,19 persen), MNCN (-2,28 persen), PGAS (-2,44 persen), ITMG (-7,21 persen), ACES (-2,02 persen).

Sedangkan saham dengan kenaikan di atas 2 persen yakni INTP (3,38 persen) dan LPPF (2,70 persen).

Dari pasar spot Bloomberg, rupiah terpantau menguat 13 poin ke level Rp 13.316 per dollar AS. Sementara pada perdagangan sebelumnya, rupiah ditutup di level 13.329 per dollar AS.

Kompas TV Pemimpin Dunia Bersatu Lawan Virus Ransomware Wannacry



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Jadwal Bus Gratis untuk Mengurai Kepadatan Penumpang KRL Jabodetabek

Ini Jadwal Bus Gratis untuk Mengurai Kepadatan Penumpang KRL Jabodetabek

Whats New
Ke Gilimanuk, Menhub Pantau Kesiapan Antisipasi Arus Balik

Ke Gilimanuk, Menhub Pantau Kesiapan Antisipasi Arus Balik

Whats New
Apa yang Dimaksud dengan Startup?

Apa yang Dimaksud dengan Startup?

Whats New
Apa Saja yang Termasuk UMKM?

Apa Saja yang Termasuk UMKM?

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Screen Time: Positif atau Negatif untuk Anak? | 4 Kiat Hadapi Kecanduan Gawai pada Anak Usia Dini | Jangan Ada Gawai di Antara Kita

[KURASI KOMPASIANA] Screen Time: Positif atau Negatif untuk Anak? | 4 Kiat Hadapi Kecanduan Gawai pada Anak Usia Dini | Jangan Ada Gawai di Antara Kita

Rilis
10 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Membeli Aset Kripto

10 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Membeli Aset Kripto

Spend Smart
Peringati Hari Perawat Sedunia, Waketum Kadin: Jasamu Sungguh Besar

Peringati Hari Perawat Sedunia, Waketum Kadin: Jasamu Sungguh Besar

Whats New
Kontrol Arus Balik Lebaran, Ini Titik Penyekatan dan Rapid Test Antigen Acak

Kontrol Arus Balik Lebaran, Ini Titik Penyekatan dan Rapid Test Antigen Acak

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Cicipi 3 Hidangan Lebaran Anti-Mainstream dari Berbagai Daerah Nusantara

[KURASI KOMPASIANA] Cicipi 3 Hidangan Lebaran Anti-Mainstream dari Berbagai Daerah Nusantara

Rilis
Larangan Mudik Lebaran, Staycation Sepi Peminat

Larangan Mudik Lebaran, Staycation Sepi Peminat

Whats New
Meski Ada Larangan Mudik, Pemerintah Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Tembus 7 Persen di Kuartal II-2021

Meski Ada Larangan Mudik, Pemerintah Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Tembus 7 Persen di Kuartal II-2021

Whats New
Buruh Sindir Pemerintah Soal Masuknya TKA saat Lebaran: Hilang Kegarangan Para Pejabat

Buruh Sindir Pemerintah Soal Masuknya TKA saat Lebaran: Hilang Kegarangan Para Pejabat

Rilis
Bantu Peternak Layer di Blitar dan Kendal, Kementan Fasilitasi Biaya Distribusi Jagung

Bantu Peternak Layer di Blitar dan Kendal, Kementan Fasilitasi Biaya Distribusi Jagung

Rilis
Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Pemudik di 2 Pelabuhan ini Wajib Rapid Test Antigen

Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Pemudik di 2 Pelabuhan ini Wajib Rapid Test Antigen

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Tren Hampers Lebaran | Resep Opor Ayam dan Rendang Daging Sapi | Hidangan Kue Lebaran

[POPULER DI KOMPASIANA] Tren Hampers Lebaran | Resep Opor Ayam dan Rendang Daging Sapi | Hidangan Kue Lebaran

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X