Gubernur Sumut Bantu Benih Padi untuk Musim Tanam April-September

Kompas.com - 15/05/2017, 13:00 WIB
Gubernur Sumatera Utara Erry Nuradi dan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dalam Rakor identifikasi barang kebutuhan pokok menjelang puasa, lebaran dan Idul Adha 2017/1438 Hijriah di Medan, Selasa (2/5/2017) KOMPAS.com/Mei LeandhaGubernur Sumatera Utara Erry Nuradi dan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dalam Rakor identifikasi barang kebutuhan pokok menjelang puasa, lebaran dan Idul Adha 2017/1438 Hijriah di Medan, Selasa (2/5/2017)
|
EditorAprillia Ika

MEDAN, KOMPAS.com - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Erry Nuradi menyerahkan bantuan benih padi sebanyak 2,5 ton dan jagung 500 kilogram kepada kelompok tani di Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, Senin (15/5/2017).

Hal itu dilakukan sebagai upaya percepatan tanam padi pada musim tanam April - September 2017.

Selain itu, juga diberikan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) berupa 15 unit traktor tangan, pompa air, cultivator dan 20 unit hansprayer.

Gubernur Erry mengatakan, apa yang dilakukannya sebagai bentuk optimalisasi program swasembada dan swasembada berkelanjutan Upaya Khusus Padi jagung dan Kedele (Upsus Pajale) di Sumatera Utara.

Menurutnya, Provinsi Sumatera Utara memiliki potensi cukup besar dalam pembangunan pertanian tanaman pangan dan hortikultura.

Berdasarkan data BPS 2016, produksi padi Sumut sebesar 4.610.097 ton atau meningkat 565.268 ton dibanding produksi 2015.

"Produksi padi di 2016 itu, berdasarkan data Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut merupakan capaian produksi tertinggi provinsi ini dalam kurun waktu 12 tahun terakhir. Dengan produksi padi tersebut, Sumut tercatat mengalami surplus beras sebesar 1.171.355 ton," kata Erry, Senin (15/5/2017).

Untuk periode tanam Oktober 2016 - Maret 201, lanjut dia, Provinsi Sumatera Utara menargetkan luas tambah padi sebesar 523.041 hektar. Sudah terealisasi seluas 485.770 hektar atau sebesar 92,87 persen.

Sementara untuk target periode April - September 2017 sebesar 534.958 hektar, sampai saat ini terealisasi 102.734 hektar atau 19,20 persen.

"Kekurangannya akan dicapai pada Mei - September 2017 melalui gerakan percepatan tanam terutama di daerah yang telah panen padi, memiliki lahan tidur maupun perkebunan," pungkasnya.

Sekretaris Daerah Kota Padangsidimppuan Zul Fendi mengatakan, bantuan benih dan alsintan dapat meningkatkan produksi beras Kota Padangsidimpuan sehingga ikut berkontribusi dalam pencapaian swasembada pangan di Sumut.

Kota yang terkenal dengan buah salaknya ini adalah salah satu penyumbang padi dan jagung bagi Sumut dengan luas areal 3.166 hektar.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Hasban Ritonga menyebutkan, untuk mendukung keberhasilan program Upsus Pajale pada 2017 ini Pemprov Sumut melalui APBD mengalokasikan anggaran sebesar Rp 169 miliar untuk Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura.

"Alokasi ini merupakan alokasi anggaran tertinggi untuk sektor tanaman pangan dan hortikultura di Provinsi Sumut,” ujar Hasban.

(Baca: Gubernur Sumut Tawarkan Investasi Energi Terbarukan kepada Perancis)

Kompas TV Menteri Pertanian Tinjau Harga Jelang Ramadhan

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X