Menyambut Bulan Puasa Tanpa Galau soal Uang

Kompas.com - 20/05/2017, 19:00 WIB
Umat Muslim menjalankan shalat Idul Fitri, di Masjid Kubah Mas, Depok, Jawa Barat, Rabu (6/7/2016). Hari ini umat muslim dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriah setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOUmat Muslim menjalankan shalat Idul Fitri, di Masjid Kubah Mas, Depok, Jawa Barat, Rabu (6/7/2016). Hari ini umat muslim dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriah setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa.
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Kedatangan bulan puasa tinggal hitungan pekan. Bila tidak ada aral melintang, umat Islam di Indonesia akan memulai ibadah Ramadan mulai 27 Mei 2017 nanti.

Kemeriahan menyambut bulan puasa di Indonesia seolah menjadi sebuah tradisi tahunan yang lumrah. Selain persiapan batin dan spiritual, persiapan fisik dan lahir tak kalah hebohnya.

Hal yang tidak mengagetkan bila ketika bulan puasa dan lebaran tiba, justru menjadi masa panen para penjual aneka barang dan jasa.

Maklum, banyak kebutuhan yang lahir seputar kedatangan puasa dan lebaran. Belanja kebutuhan rumahtangga meningkat, ongkos transportasi ikut naik seiring banyaknya undangan silaturahmi di mana-mana.

Belum lagi kelak saat ritual mudik datang dan ditutup dengan perayaan Lebaran. Kesemuanya membutuhkan uang.

Agar bulan puasa dan lebaran tidak menjadi boomerang yang membawa Anda pada masalah keuangan, Anda perlu menerapkan strategi keuangan yang tepat. Apa saja yang perlu Anda perhatikan perihal finansial di bulan puasa? Simak saran berikut ini:

1. Pegang prinsip kesederhanaan

Hakikat berpuasa adalah menahan diri, termasuk menahan diri dari sifat berlebih-lebihan. Menu makanan tidak perlu mewah dan berlebihan. Perlengkapan ibadah tidak perlu selalu baru setiap datang bulan Ramadan. Berbelanjalah sesuai kebutuhan saja. Frekuensi makan yang berkurang karena ibadah puasa, seharusnya justru bisa membantu Anda menghemat belanja untuk kebutuhan perut.

2. Hitung kebutuhan, bukan keinginan

Kebutuhan seputar bulan puasa dan lebaran memang tidak sedikit. Anda bisa menghindari tindakan berboros ria dengan menyaring pos mana yang termasuk kebutuhan dan mana yang sejatinya hanya sebatas keinginan.

Misalnya, Anda tidak harus berbuka puasa di restoran sekadar untuk mengistimewakan bulan suci ini. Berbuka puasa di rumah bersama keluarga dengan menu sederhana justru akan lebih bermakna dan murah di kantong. Gadget baru juga belum tentu perlu Anda beli hanya karena Anda akan mudik ke kampung halaman.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X