Meski Ada Risiko, Bank Mandiri Tegaskan Bisnis Masih Sehat

Kompas.com - 31/05/2017, 13:55 WIB
Penandatangan Perjanjian Pembiayaan Pergudangan oleh Direktur Retail Banking Bank Mandiri Tardi dengan Direktur Mitra Makmur Bagya Harun Hajadi di Plaza Mandiri Jakarta, Jumat (19/5/2017) KOMPAS.com/ACHMAD FAUZIPenandatangan Perjanjian Pembiayaan Pergudangan oleh Direktur Retail Banking Bank Mandiri Tardi dengan Direktur Mitra Makmur Bagya Harun Hajadi di Plaza Mandiri Jakarta, Jumat (19/5/2017)
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Hingga kuartal I 2017, situasi perekonomian dunia maupun nasional belum menunjukkan angka pertumbuhan yang memuaskan.

Beberapa negara masih dalam kondisi stagnan, sementara Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi moderat, yakni kisaran 5,1 persen.

Meskipun demikian, direksi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyatakan bisnis perbankan nasional masih dalam kondisi sehat. Perseroan mengaku, kinerja keuangan hingga kuartal I 2017 pun dalam kondisi baik.

"Bisnis kita tetap tumbuh bagus. Aset tumbuh, kredit tumbuh, laba sebelum pencadangan bagus. Bisnis kita masih cukup sehat," kata Direktur Retail Banking Bank Mandiri Tardi di Plaza Mandiri, Selasa (30/5/2017) malam.

Tardi menjelaskan, pada kuartal I 2017, aset Bank Mandiri tumbuh 14,1 persen atau Rp 127,6 triliun. Dengan demikian, aset Bank Mandiri tercatat sebesar Rp 1.034,4 triliun.

Sementara itu, pertumbuhan kredit pada kuartal I 2017 mencapai 14,2 persen atau Rp 81,5 triliun menjadi Rp 656,2 triliun.

Tardi mengungkapkan, Bank Mandiri menargetkan pertumbuhan aset maupun kredit dapat berkisar antara 13 persen hingga 14 persen hingga akhir tahun ini.

Adapun rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) Bank Mandiri hingga kuartal I 2017 mencapai 3,98 persen. Namun, perseroan telah memasang cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) sebesar 138 persen.

"Walaupun NPL sudah lumayan bagus, memang masih di atas pasar sedikit. Kita akan jaga agar tidak lewat 4 persen dan cadangan (CKPN) kita bagus," ungkap Tardi.

Untuk mendukung proyek-proyek infrastruktur pemerintah, Bank Mandiri telah menggelontorkan kredit sebesar Rp 202,8 triliun pada kuartal I 2017.

Kredit tersebut antara lain disalurkan ke proyek jalan raya dan jalan tol, transportasi, tenaga listrik, migas dan energi terbarukan, konstruksi, dan telematika.

Sementara itu, hingga kuartal I 2017 Bank Mandiri telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 3,3 triliun. Hingga akhir tahun, target penyaluran KUR perseroan mencapai Rp 13 triliun.

(Baca: Bank Mandiri Upayakan Penurunan Kredit Macet)

Kompas TV Secara keseluruhan, bank mandiri menyiapkan dana sekitar Rp 23 Triliun.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Begini Cara Mitra Grab di Manado Bertahan pada Era Kenormalan Baru

Begini Cara Mitra Grab di Manado Bertahan pada Era Kenormalan Baru

Earn Smart
Kurang dari 50 Persen Startup yang Mampu Bertahan di Tengah Krisis Akibat Covid-19

Kurang dari 50 Persen Startup yang Mampu Bertahan di Tengah Krisis Akibat Covid-19

Whats New
Biodiesel, Upaya RI Lepas dari Belenggu Kampanye Negatif Soal Sawit

Biodiesel, Upaya RI Lepas dari Belenggu Kampanye Negatif Soal Sawit

Whats New
Susi Pernah Borong 30 Pesawat, Sandiaga Uno: Kayak Beli Kacang

Susi Pernah Borong 30 Pesawat, Sandiaga Uno: Kayak Beli Kacang

Whats New
Semester I-2020, Fintech Ini Catat Penyaluran Pinjaman Naik 15 Persen

Semester I-2020, Fintech Ini Catat Penyaluran Pinjaman Naik 15 Persen

Whats New
Pangsa Pasar Bank Asing Masih Kecil di RI, Begini Rinciannya

Pangsa Pasar Bank Asing Masih Kecil di RI, Begini Rinciannya

Whats New
Catat, Cara Mantap Dapatkan Penghasilan Tambahan dari Bisnis Makanan Rumahan

Catat, Cara Mantap Dapatkan Penghasilan Tambahan dari Bisnis Makanan Rumahan

BrandzView
Luncurkan #TerusUsaha di Manado, Grab Bantu UMKM Bertransformasi Digital

Luncurkan #TerusUsaha di Manado, Grab Bantu UMKM Bertransformasi Digital

Whats New
Alami Kecelakaan Kerja Selama WFH Tetap Ditanggung BPJamsostek

Alami Kecelakaan Kerja Selama WFH Tetap Ditanggung BPJamsostek

Whats New
Serius Jadi Pemain Terbesar di Platform Digital, Telkom Bangun Hyperscale Data Center

Serius Jadi Pemain Terbesar di Platform Digital, Telkom Bangun Hyperscale Data Center

Whats New
Pekerja Sektor Ketenagalistrikan Tolak RUU Cipta Kerja, ini Alasannya

Pekerja Sektor Ketenagalistrikan Tolak RUU Cipta Kerja, ini Alasannya

Whats New
Pengusaha: Kita Asyik Bangun Infrastruktur, tapi Lalai Kembangkan Industrinya

Pengusaha: Kita Asyik Bangun Infrastruktur, tapi Lalai Kembangkan Industrinya

Whats New
Pandemi Covid-19 Bikin Ketidakpastian terhadap Produktivitas dan Penyerapan Tembakau

Pandemi Covid-19 Bikin Ketidakpastian terhadap Produktivitas dan Penyerapan Tembakau

Whats New
Bank Jago Bakal Kembangkan Layanan Tech Base Bank, Apa Itu?

Bank Jago Bakal Kembangkan Layanan Tech Base Bank, Apa Itu?

Whats New
Menteri Teten: 789.000 UMKM Sudah Go Digital

Menteri Teten: 789.000 UMKM Sudah Go Digital

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X