Bank Mandiri Salurkan Kredit Rp 1,5 triliun kepada IIF

Kompas.com - 31/05/2017, 20:53 WIB
Bank Mandiri menyalurkan kredit tahap II Rp 1,5 triliun kepada Indonesia Infrastructure Finance (IIF), di Plaza Mandiri, Jakarta Selatan, Rabu (31/5/2017). (foto dari kiri ke kanan) Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Sulaiman A Arianto, Direktur Government & Institutional Bank Mandiri Kartini Sally, EVP Government & Institutional 1 Bank Mandiri M Arifin Firdaus, dan Direktur Utama IIF Arisudono Soerono. Kompas.com/Kurnia Sari AzizaBank Mandiri menyalurkan kredit tahap II Rp 1,5 triliun kepada Indonesia Infrastructure Finance (IIF), di Plaza Mandiri, Jakarta Selatan, Rabu (31/5/2017). (foto dari kiri ke kanan) Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Sulaiman A Arianto, Direktur Government & Institutional Bank Mandiri Kartini Sally, EVP Government & Institutional 1 Bank Mandiri M Arifin Firdaus, dan Direktur Utama IIF Arisudono Soerono.
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Mandiri menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 1,5 triliun kepada PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF). Pembiayaan dalam bentuk cash loan ini untuk menunjang pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Direktur Government and Institutional Bank Mandiri Kartini Sally menjelaskan kredit yang diberikan ini merupakan kredit tahap kedua. Sebelumnya, Bank Mandiri menyalurkan kredit sebesar Rp 1 triliun kepada IIF pada tahun 2015.

" Pembangunan infrastruktur menjadi prioritas pemerintahan kini dan tertuang dalam proyek Nawacita untuk direalisasikan hingga 2019 nanti. Kami berkomitmen mendukung pembiayaan pembangunan infrastruktur tersebut," kata Kartini, dalam penandatanganan nota kesepahaman, di Plaza Mandiri, Jakarta Selatan, Rabu (31/5/2017).

Kesepakatan kerja sama ini ditandatangani oleh EVP Government and Institutional 1 Bank Mandiri M Arifin Firdaus dan Direktur Utama IIF Arisudono Soerono.

 

Perjanjian kredit berskema Bilateral Term Loan itu bersifat non-revolving, dengan jangka waktu 3 tahun.

Kartini menjelaskan, pada periode Januari-April 2017, Bank Mandiri juga mendukung pembiayaan percepatan infrastruktur, dengan nilai kredit mencapai Rp 9,36 triliun.

Beberapa infrastruktur yang dibiayai antara lain proyek jalan, konstruksi, migas dan energi terbarukan, perumahan rakyat, transportasi, dan lain-lain.

Pada kesempatan itu, Bank Mandiri juga memberi fasilitas treasury line dengan limit sebesar 50 juta dolar AS yang akan digunakan untuk lindung nilai atau hedging atas transaksi valuta asing IIF.

Presiden Direktur IIF Arisudono Soerono mengatakan, dana pinjaman Bank Mandiri ini akan digunakan untuk membiayai beberapa project infrastruktur terutama yang membutuhkan dana dengan denominasi rupiah.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X