Keberadaannya Disebut Ghaib oleh Rizal Ramli, Sri Mulyani Bingung

Kompas.com - 01/06/2017, 06:00 WIB
Panitia Seleksi Calon Dewan Komisioner OJK di Istana, Senin (13/3/2017). KOMPAS.com/IHSANUDDINPanitia Seleksi Calon Dewan Komisioner OJK di Istana, Senin (13/3/2017).
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani justru bingung dan mempertanyakan balik pernyataan mantan Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli soal panitia seleksi (pansel) pimpinan OJK.

Saat dipanggil Komisi XI DPR terkait proses pemilihan pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Rizal Ramli menyebut kehadiran sejumlah menteri termasuk Sri Mulyani di Pansel OJK merupakan hal yang ghaib.

Menurut Sri Mulyani usai rapat dengan Komisi XI di Jakarta, Rabu (30/5/2016), kehadirannya dan Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution di dalam Pansel OJK sudah sesuai dengan ketentuan undang-undang.

Di dalam Pansel OJK tutur Sri Mulyani, memang harus ada unsur dari pemerintah. Oleh karena itu ia mempersilahkan wartawan untuk balik bertanya kepada Rizal Ramli.

"Tanyain sama Pak Rizal saja," kata perempuan yang kerap disapa Ani itu.

Sebelumnya, Rizal Ramli mengkritik Pansel OJK karena sebagian besar anggotanya adalah menteri. Seharusnya tutur ia, untuk mencari pimpinan lembaga yang memiliki kewenangan besar, maka pansel harus independen.

"Itu agar bisa evaluasi. Jadi ini agak ghaib ya, kok panselnya menteri-menteri," ucap Rizal saat rapat dengan Komisi XI.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seiring habisnya masa jabatan anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan pada 23 Juli 2017, Presiden Joko Widodo membentuk panitia seleksi (Pansel) pemilihan calon Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2017-2022.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani pun ditunjuk sebagai ketua panitia seleksi tersebut sesuai Keputusan Presiden Nomer 5/P Tahun 2017 yang ditetapkan pada 10 Januari 2017.

Selain Sri Mulyani, Pansel juga diisi oleh berbagai wakil mulai Darmin Nasution dan Hadiyanto mewakili pemerintah, Agus Martowardojo dan Erwin Rijanto mewakili Bank Indonesia, Tony Prasetiantono mewakili akademisi.

Ada juga Gunarni Soeworo mewakili industri perbankan, Margaret Mutiara Tang mewakili pasar modal, dan Ariyanto Suliyanto sebagai wakil dari industri keuangan nonbank.



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Fakta Terbaru Hasil Investigasi BRI Life Usai Ada Dugaan Kebocoran Data

Ini Fakta Terbaru Hasil Investigasi BRI Life Usai Ada Dugaan Kebocoran Data

Whats New
Semester I 2021, Astra Graphia Bukukan Pendapatan Bersih Rp 1,25 Triliun

Semester I 2021, Astra Graphia Bukukan Pendapatan Bersih Rp 1,25 Triliun

Rilis
SIDO Mau Bagikan Saham Bonus, Ini Cara Mendapatkannya

SIDO Mau Bagikan Saham Bonus, Ini Cara Mendapatkannya

Earn Smart
Pendaftaran Program Magister Terapan STIP Jakarta Ditutup, Ada 2.710 Peminat

Pendaftaran Program Magister Terapan STIP Jakarta Ditutup, Ada 2.710 Peminat

Rilis
Passing Grade CPNS 2021 Diumumkan Besok

Passing Grade CPNS 2021 Diumumkan Besok

Work Smart
[TREN EKONOMI KOMPASIANA] Menata Ulang Kerja Hybrid | 'Harga Teman', Komponen Harga yang Masih Misteri

[TREN EKONOMI KOMPASIANA] Menata Ulang Kerja Hybrid | "Harga Teman", Komponen Harga yang Masih Misteri

Rilis
Sektor Ketenagalistrikan Indonesia Sumbang 14 Persen Emisi, PLN: Terendah di ASEAN

Sektor Ketenagalistrikan Indonesia Sumbang 14 Persen Emisi, PLN: Terendah di ASEAN

Whats New
Tak Sampai Setahun, Bankir Jerry Ng Jadi Orang Terkaya Nomor 5 di Indonesia

Tak Sampai Setahun, Bankir Jerry Ng Jadi Orang Terkaya Nomor 5 di Indonesia

Whats New
Mengenal Perbedaan Gejala yang Ditimbulkan Varian Delta dan Delta Plus

Mengenal Perbedaan Gejala yang Ditimbulkan Varian Delta dan Delta Plus

Whats New
BTN Targetkan NPL Turun ke 3,9 Persen di Akhir Tahun

BTN Targetkan NPL Turun ke 3,9 Persen di Akhir Tahun

Whats New
IPO Bukalapak Dongkrak Kapitalisasi Pasar BEI hingga RP 87,6 Triliun

IPO Bukalapak Dongkrak Kapitalisasi Pasar BEI hingga RP 87,6 Triliun

Whats New
Tahun Ini BTN Bakal Tutup 29 Kantor

Tahun Ini BTN Bakal Tutup 29 Kantor

Whats New
Tingkatkan Literasi Keuangan Milenial, GoPay Luncurkan FinanSiap

Tingkatkan Literasi Keuangan Milenial, GoPay Luncurkan FinanSiap

Whats New
Terus Tumbuh, Transaksi Digital Bank Danamon Capai 81 Persen

Terus Tumbuh, Transaksi Digital Bank Danamon Capai 81 Persen

Whats New
[TREN WORKLIFE KOMPASIANA] Menjadi Leader Berkarakter | Lingkungan Kerja yang Toxic | Sunk Cost Fallacy, Masa Lalu Memperburuk Keputusan

[TREN WORKLIFE KOMPASIANA] Menjadi Leader Berkarakter | Lingkungan Kerja yang Toxic | Sunk Cost Fallacy, Masa Lalu Memperburuk Keputusan

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X