Awal Ramadhan, Konsumsi Minyak Goreng Tak Naik Signifikan

Kompas.com - 01/06/2017, 10:00 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu produsen minyak dalam negeri yakni Wilmar Nabati Indonesia mengungkapkan, konsumsi minyak goreng oleh masyarakat pada awal bulan Ramadhan 2017 tidak mengalami kenaikan yang signifikan.

Komisaris Wilmar Indonesia MP Tumanggor mengatakan, pada awal bulan puasa kali ini konsumsi minyak goreng masyarakat hanya naik 10 persen dibandingkan hari-hari biasa.

Kendati demikian, dirinya enggan menyebutkan lebih lanjut terkait jumlah tonase kenaikan konsumsi minyak goreng masyarakat.

"Produk kami minyak goreng dan tepung, permintaan biasa-biasa saja, tidak signifikan, naiknya 10 persen, wajar-wajar saja," ujarnya di Multivision Tower, Jakarta, Rabu (31/5/2017).

Tumanggor menyatakan, Wilmar Indonesia siap mendukung program pasar murah yang akan dilakukan pemerintah jelang Hari Raya Idul Fitri 2017 mendatang.

"Dalam Ramadhan kami akan buka di 20 lokasi, ini atas permintaan dari Kementerian Perdagangan (Kemendag), kami akan beroperasi di 20 lokasi pasar murah," ujar Tumanggor.

Dia menambahkan, pihaknya siap menggelontorkan 20.000 paket sembako murah untuk masyarakat dengan harga yang terjangkau.

"1.000 paket per lokasi jadi bisa sampai 20.000 paket selama Ramadhan. Yang akan kami gelontorkan minyak, gula, beras, kemudian sirup, tepung, sabun dalam bentuk satu paket," tambah Tumanggor.

Menurutnya, satu paket tersebut dijual dengan harga kurang kebih Rp 100.000 per paket sembako yang bisa didapatkan masyarakat melalui pasar murah yang digelar Kemendag.

"Ini ikut Kemendag. Harganya kalau enggak salah satu paket Rp 100.000, untuk isinya minyak goreng, gula, beras, tepung, kami tambahkan sabun," jelasnya.

Sementara itu, dalam bulan Ramadhan pihaknya juga menjalankan kegiatan sosial yaitu pembagian makanan untuk berbuka puasa bagi masyarakat yang kurang mampu di berbagai lokasi di Jakarta.

"Insya Allah bisa kami lakukan selama bulan Ramadhan, per harinya ada 2.000 kotak, wilayahnya Jakarta, titiknya berda-beda, hari ini di Manggarai, Cipete, Pasar Rumput Jakarta Selatan," pungkasnya.

(Baca: Wilmar Dukung Program Stabilisasi Harga Minyak Goreng)

Kompas TV Pemerintah dan industri minyak goreng sepakat menjaga harga minyak goreng curah di level 10.500 Rupiah per liter hingga akhir tahun.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X