"Fit and Proper Test" Calon Pimpinan OJK Dimulai Hari Ini

Kompas.com - 05/06/2017, 11:59 WIB
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi XI DPR RI hari ini, Senin (5/6/2017), memulai uji kepatutan dan kelayakan alias fit and proper test calon anggota dewan komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ada empat calon pimpinan yang menjalani uji kelayakan hari ini.

Calon pertama yang akan menjalani uji adalah Wimboh Santoso, yang dicalonkan sebagai Ketua Dewan Komisioner. Wimboh, yang merupakan Komisaris Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk ini, dijadwalkan memulai uji di hadapan Komisi XI pada pukul 10.00 WIB.

Setelah Wimboh, calon berikutnya adalah Sigit Pramono. Mantan Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan Ketua Umum Perhimpunan Bank-bank Nasional (Perbanas) ini akan menjalani uji kelayakan pada pukul 11.30 WIB. Sama seperti Wimboh, Sigit juga dicalonkan sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK.

Selanjutnya, pada pukul 13.00 WIB, uji kelayakan bakal dilakukan terhadap Agus Santoso, yang dicalonkan sebagai Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK.

Setelah itu, uji kelayakan bakal dilakukan terhadap Riswinandi. Mantan Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) ini juga dicalonkan sebagai Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK dan akan menjalani uji pada pukul 14.30. Uji kepatutan dan kelayakan akan dilangsungkan hingga tanggal 9 Juni 2017 mendatang.

(Baca: Muliaman Enggan Komentar soal Siapa yang Layak Pimpin OJK)

Kompas TV Panitia Seleksi Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan akhirnya membuka calon kandidat petinggi OJK. Hingga penutupan pendapaftaran pada 2 Februari lalu, tercatat 882 orang telah mendaftar. Dari jumlah tersebut, calon yang lolos ke tahap kedua mencapai 107 orang. Kursi petinggi OJK memang sangat menggiurkan. Tidak hanya pelaku jasa keuangan yang mendaftar, tapi para akademisi hingga politisi juga turut mendaftar. Yang menarik, separuh pendaftar justru merupakan kaum muda. Kalangan profesional lembaga keuangan memang mendominasi kandidat dengan jumlah hingga 40 orang. Namun, dua kandidat dari yang merupakan politisi di dewan perwakilan juga turut lolos. Selain ketua Komisi XI DPR, dari Partai Golkar Melchias Markus Mekeng, politisi PDI-P, Andreas Eddy Susetyo juga turut meramaikan bursa calon dewan komisioner OJK. Namun, menjadi komisioner OJK tidaklah mudah. Pasalnya, lembaga ini mengawasi lembaga dengan aset hingga ribuan triliun rupiah. Lembaga ini meliputi bank, asuransi, dana pensiun, hingga para emiten di Bursa Efek Indonesia. Untuk itu, masyarakat juga diajak memberi masukan. Menjadi komisioner OJK memang tidak bisa bermodalkan niat semata. Integritas yang tinggi juga mutlak dimiliki para kandidat.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.