Dana Prioritas Jelang Lebaran, Fintech Tunaiku Bisa Jadi Andalan

Kompas.com - 07/06/2017, 15:30 WIB
EditorAprillia Ika

JAKARTA - Tingkat ekonomi masyarakat Indonesia saat ini semakin membaik. Peningkatan taraf hidup per orang sudah pasti diikuti oleh demand masyarakatnya akan bertambah. Ketertarikan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan finansial keuangan, membuat perkembangan teknologi finansial alias fintech saat ini sebagai kebutuhan baru yang mulai menjadi idola baru.

Hal itu seiring dengan meluasnya penggunaan Internet dan smartphone, sehingga masyarakat terbantu melalui usaha finansial digital ini. Berbekal ide kreatif dan inovatif, hadir memberi solusi atas kebutuhan masyarakat akan pelayanan jasa keuangan, khususnya jasa peminjaman uang makin menjadi andalan.

Salah satu yang menjadi pertimbangan masyarakat Indonesia adalah persiapan dana menjelang Lebaran. Berbagai ritual tetap dilakukan dan harus mempersiapkan dana diatas biasanya. Biaya mudik, pembiayaan gaji pembantu infal, perbaikan kendaraan sabagai alat transportasi mudik, sampai kepada dana tambahan selama beberapa di lokasi tujuan saat mudik nanti.

Mengingat ada banyak hal yang perlu dipersiapkan, lakukan pendataan dana prioritas khusus Lebaran mendatang. Dana yang dibutuhkan biasanya lebih besar dari uang THR yang didapatkan. Kredit tanpa agunan dari Tunaiku bisa Anda manfaatkan!

Tunaiku menjawab kebutuhan konsumen

Tunaiku menyediakan layanan pinjaman yang mudah dan terjangkau bagi perorangan dan usaha UMKM melalui pengembangan platform digital dan membuka akses keuangan melalui mitra pinjam. Keterlibatan usaha fintech dengan sistem perbankan Indonesia juga memperlebar jaringan layanan keuangan bagi penduduk lokal, sehingga nasabah semakin banyak dan inklusi finansial di Indonesia semakin berkembang.

Hal ini juga tentu akan sangat baik bagi perkembangan produk keuangan di Indonesia yang saat ini relatif rendah. Bentuk peluang-peluang pertumbuhan bisnis fintech yang maju berkembang di Indonesia saat ini seperti bisnis simpan pinjam bagi perorangan atau UKM dengan peer to peer lending atau crowdfunding, hingga berbagai kemudahan pembayaran menggunakan telepon genggam (mobile payment) telah menjadi pilihan alternatif kegiatan usaha menengah fintech.

CEO Tunaiku, Vishal Tulsian mengatakan, “keberadaan teknologi digital khusus keuangan diharapkan dapat membantu melayani pasar yang belum terjangkau dengan memahami kebutuhan mereka. Khusus hari raya Lebaran mendatang, Tunaiku siap membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan mereka,” ujarnya.

Produk dana pinjaman yang disediakan Tunaiku per nasabah mulai Rp2-10 juta, dengan jangka waktu pengembalian pinjaman mulai 6 - 12 bulan. Proses administrasi yang cepat dan akurasi penilaian peminjaman kepada konsumen, telah menjadi catatan tersendiri bagi para nasabah yang sudah pernah meminjam di Tunaiku.

Antusias yang luar biasa dan kekuatan dana dari Tunaiku menjadikan Tunaiku makin dipercaya oleh masyarakat. 3 Produk Tunaiku yang selalu menjadi andalan sampai saat ini adalah Tunaiku KTA, Tunaiku Prioritas, Tunaiku Referral.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER MONEY] Harga Terbaru Pertalite | Segini Harga Pertalite Jika Tak Disubsidi Pemerintah

[POPULER MONEY] Harga Terbaru Pertalite | Segini Harga Pertalite Jika Tak Disubsidi Pemerintah

Whats New
Perusahaan Konsultan IT Asal AS Bidik Pasar 'Cloud Computing' di RI

Perusahaan Konsultan IT Asal AS Bidik Pasar "Cloud Computing" di RI

Whats New
Dekati UMKM, PT Pos Buka 7.700 'Drop Point' PosAja di 500 Kabupaten dan Kota

Dekati UMKM, PT Pos Buka 7.700 "Drop Point" PosAja di 500 Kabupaten dan Kota

Whats New
Mengapa Adopsi Komputasi Awan Penting untuk Transformasi Digital Perusahaan di Indonesia?

Mengapa Adopsi Komputasi Awan Penting untuk Transformasi Digital Perusahaan di Indonesia?

Whats New
Pemerintah Dinilai Perlu Tolak Intervensi Asing soal Kebijakan Industri Rokok

Pemerintah Dinilai Perlu Tolak Intervensi Asing soal Kebijakan Industri Rokok

Rilis
Genjot Produksi Jagung, Kementan Gandeng Bayer Indonesia

Genjot Produksi Jagung, Kementan Gandeng Bayer Indonesia

Whats New
Pertamina Kembangkan Teknologi Diesel Biohidrokarbon dan Bioavtur

Pertamina Kembangkan Teknologi Diesel Biohidrokarbon dan Bioavtur

Whats New
HUT Ke-77 RI, Menkominfo Sebut Digitalisasi Kunci Pemulihan Ekonomi

HUT Ke-77 RI, Menkominfo Sebut Digitalisasi Kunci Pemulihan Ekonomi

Whats New
Menhub: Gunakan Tema Besar HUT Ke-77 RI agar Sektor Transportasi Pulih Lebih Cepat

Menhub: Gunakan Tema Besar HUT Ke-77 RI agar Sektor Transportasi Pulih Lebih Cepat

Whats New
Cara Daftar m-Banking Mandiri lewat HP dengan Mudah

Cara Daftar m-Banking Mandiri lewat HP dengan Mudah

Whats New
Saat Para Penumpang Pesawat Sikap Sempurna dan Hormat Bendera...

Saat Para Penumpang Pesawat Sikap Sempurna dan Hormat Bendera...

Whats New
Simak Promo dan Diskon HUT Ke-77 RI di Taman Safari, Dufan hingga Trans Snow World

Simak Promo dan Diskon HUT Ke-77 RI di Taman Safari, Dufan hingga Trans Snow World

Whats New
HUT Ke-77 RI, Sandiaga Uno Ajak Pelaku Pariwisata Bangkit

HUT Ke-77 RI, Sandiaga Uno Ajak Pelaku Pariwisata Bangkit

Whats New
Kemendagri: Banyak Kasat Pol PP yang Belum Punya Sertifikat PPNS

Kemendagri: Banyak Kasat Pol PP yang Belum Punya Sertifikat PPNS

Rilis
Luhut Nilai Peringatan HUT Ke-77 RI Sangat Spesial, Ini Alasannya

Luhut Nilai Peringatan HUT Ke-77 RI Sangat Spesial, Ini Alasannya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.