Cegah Kasus AJB Bumiputera Terulang, Edy Setiadi Akan Kembangkan Sistem Deteksi Dini

Kompas.com - 07/06/2017, 16:00 WIB
Calon Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Nonbank (IKNB) OJK, Edy Setiadi Kompas.com/YOGA SUKMANACalon Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Nonbank (IKNB) OJK, Edy Setiadi
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorMuhammad Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Nonbank (IKNB) OJK, Edy Setiadi menjabarkan beberapa cara agar kasus AJB Bumiputera tak terulang.

Pernyataan itu ia sampaikan usai melakukan tes uji kelayakan dan kepatutan calon komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2017-2022 di Gedung DPR, Jakarta.

"Pertama tentunya dengan mengembangkan alat deteksi dini," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (7/6/2017). Alat itu tutur dia, harus bisa mendeteksi kondisi perusahaan asuransi termasuk letak kerentanannya.

Nantinya OJK bisa menindaklanjuti deteksi dini dengan cara pengawasan yang lebih intens. Selain alat deteksi dini, hal lain yang perlu dicermati adalah permodalan perusahaan asuransi. "Konsep pengawasan juga nanti diperbaiki," kata Edy.

Seperti diketahui, Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera sempat menghadapi persoalan likuiditas keuangan. Salah satu penyebab utamanya adalah kesalahan investasi.

OJK lantas mengambil alih manajemen AJB Bumiputera sebagai upaya penyelamatan dengan cara merestrukturisasi internal perusahaan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X