Hoesen Nilai Perlu Ada Tim Khusus untuk Tangani Kasus seperti AJB Bumiputera

Kompas.com - 07/06/2017, 16:10 WIB
Calon Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Nonbank (IKNB), Hoesen  di Gedung DPR Kompas.com/YOGA SUKMANACalon Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Nonbank (IKNB), Hoesen di Gedung DPR
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorMuhammad Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Nonbank (IKNB), Hoesen ikut menyoroti kasus Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera.

Hal itu ia sampaikan saat mengikuti tes uji kelayakan dan kepatutan calon pimpinan OJK di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (7/6/2017).

Seperti diketahui, Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera sempat menghadapi persoalan likuiditas keuangan pada tahun lalu. Salah satu penyebabnya adalah kesalahan investasi.

"Rasanya untuk kasus-kasus seperti ini kita perlu bentuk task force. Mengingat AJB itu sangat besar sekali," ujar Hoesen.

Menurut ia, AJB Bumiputera memang memiliki persoalan yang pelik sejak lama. Penyelesaiannya pun tutur Hoesen, tidak sederhana yang dibayangkan.

Ia melihat AJB merupakan perusahaan yang unik lantaran pemegang polis adalah pemegang saham. Sementara pada perusahaan terbatas (PT), pemegang sahamnya berbeda dengan pemegang polisnya.

Lantaran keunikan itu, ia menilai perlu ada tim khusus untuk mengantisipasi sekaligus menangani bila terjadi kasus-kasus seperti AJB Bumiputera.

"Apalagi ini memiliki potensi sistemik, jadi perlu dipertimbangkan (membuat teks force)," kata dia. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X