Kompas.com - 08/06/2017, 19:19 WIB
ilustrasi lps ilustrasi lps
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Hingga akhir April 2017, total aset Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencapai Rp 79,3 triliun.

Direktur Eksekutif Keuangan LPS R Budi Santoso mengatakan, jumlah itu meningkat 8,68 persen dibanding jangka waktu yang sama pada tahun 2016, sebesar Rp 73,0 triliun.

"Aset LPS didominasi penempatan investasi atau sebesar 96,2 persen. Investasinya sebesar Rp 76,3 triliun," kata Budi, dalam konferensi pers yang digelar di Hotel Mulia, Jakarta, Kamis (8/6/2017).

Sisanya, 3,5 persen atau Rp 2,7 triliun berbentuk kas dan piutang. Kemudian aset tetap sebesar Rp 111,7 miliar dan aset lainnya sebesar Rp 183,5 miliar atau 0,2 persen.

Selain itu, Budi juga menjelaskan instansinya telah membukukan pendapatan selama Januari-April 2017 sebesar Rp 6,9 triliun. Adapun sumber pendapatan itu berasal dari pendapatan premi sebesar Rp 5,02 triliun atau 72,9 persen.

Lalu, hasil investasi sebesar Rp 1,83 triliun atau 26,6 persen, claim recovery sebesar Rp 15 miliar, dan pendapatan lainnya sebesar Rp 27,3 miliar atau 0,4 persen.

"Sesuai dengan Undang-undang Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan (PPKSK), saat krisis LPS dapat menerbitkan obligasi untuk pendanaan penanganan krisis. April kemarin, Fitch Rating rilis rating LPS untuk pertama kalinya dan dapat rating tertinggi, id AAA stable outlook," kata Budi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.