Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dukung Pariwisata, Sriwijaya Air Group Buka Rute Jakarta-Banyuwangi PP

Kompas.com - 15/06/2017, 21:52 WIB
Pramdia Arhando Julianto

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Mendekati periode arus mudik pada masa Lebaran 1438 H, Sriwijaya Air Group akan membuka rute baru yaitu Banyuwangi - Jakarta PP. Rute penerbangan ini secara resmi akan dioperasikan mulai 16 Juni 2017 mendatang.

Senior Manager Corporate Communications PT Sriwijaya Air Group, Agus Soedjono mengatakan, hal tersebut menjadi langkah strategis Sriwijaya Air Group dalam meningkatkan potensi dan memperluas pasar penerbangan domestik,

Menurutnya, pembukaan rute tersebut juga ditujukan untuk melengkapi kebutuhan angkutan selama periode mudik Lebaran 2017.

"Selain pengembangan bisnis perusahaan, pembukaan rute baru ini juga merupakan bagian dari komitmen Sriwijaya Air Group untuk mendukung program-program pemerintah dalam meningkatkan konektivitas antar pulau dan kota di Indonesia, khususnya dalam memajukan pariwisata nasional,” ucap Agus saat buka puasa bersama di Kawasan Ancol, Jakarta Utara, Kamis (16/6/2017).

Agus menambahkan, penerbangan dari Jakarta menuju Banyuwangi akan dilayani satu kali setiap hari dengan menggunakan pesawat Boeing 737-500 yang memiliki kapasitas 120 kursi.

"Adapun jadwal penerbangannya yaitu pesawat diterbangkan dari Jakarta pukul 07.05 WIB, tiba di Banyuwangi pukul 08.35 WIB. Untuk rute sebaliknya berangkat dari Banyuwangi pukul 09.05 WIB dan akan tiba kembali di Jakarta pada pukul10.30 WIB," jelasnya.

Direktur Komersil Sriwijaya Air Group, Toto Nursatyo mengatakan, bahwa untuk sementara jadwal penerbangan dilakukan satu kali setiap hari, namun tidak menutup kemungkinan nantinya akan dijadwalkan lebih banyak lagi.

"Untuk awal satu kali dulu, tapi tiap hari. Ke depan bisa kami tambah karena kami optimistis Banyuwangi ini terus berkembang," kata Toto.

Menurut dia, Banyuwangi memiliki potensi pasar yang menjanjikan karena pariwisata Banyuwangi terus berkembang.

"Sektor usaha juga bergeliat. Selain itu, ada sektor pendidikan yang banyak diakses orang Iuar kota seiring hadirnya sejumlah kampus negeri di Banyuwangi," pungkas Toto.

Sriwijaya Air Group mengoperasikan 52 pesawat terdiri dari Boeing 737 900ER, 737-300 dan 737-500. Hingga 2017 Sriwijaya Air Group memiliki 55 rute penerbangan domestik dan regional.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Nilai Tukar Rupiah Dekati Rp 16.300 per Dollar AS, Ini Penjelasan Bi

Nilai Tukar Rupiah Dekati Rp 16.300 per Dollar AS, Ini Penjelasan Bi

Whats New
'Startup' Chickin Siap Dukung Ketahanan Pangan Indonesia

"Startup" Chickin Siap Dukung Ketahanan Pangan Indonesia

Whats New
Politisi Gerindra Siti Nurizka Jadi Komut Pusri, Dirut Pupuk Indonesia: Itu Pasti yang Terbaik

Politisi Gerindra Siti Nurizka Jadi Komut Pusri, Dirut Pupuk Indonesia: Itu Pasti yang Terbaik

Whats New
4 Tips Atur Keuangan untuk Beli Hewan Kurban

4 Tips Atur Keuangan untuk Beli Hewan Kurban

Spend Smart
Permintaan Naik, Industri Gas RI Diprediksi Bakal Makin Bergantung pada LNG

Permintaan Naik, Industri Gas RI Diprediksi Bakal Makin Bergantung pada LNG

Whats New
Alih-alih Bangun LRT Bali Senilai Rp 14,19 Triliun, Pengamat Sarankan Ini untuk Atasi Kemacetan di Bali

Alih-alih Bangun LRT Bali Senilai Rp 14,19 Triliun, Pengamat Sarankan Ini untuk Atasi Kemacetan di Bali

Whats New
Rehabilitasi DAS Area Tambang: Tambah Luasan Hijau dan Ekonomi Sirkular Bernilai Miliaran

Rehabilitasi DAS Area Tambang: Tambah Luasan Hijau dan Ekonomi Sirkular Bernilai Miliaran

Whats New
Kisah Sukses Bisnis Elizabeth Bertahan Lebih dari 60 Tahun, Awalnya Bermodal Rp 10.000

Kisah Sukses Bisnis Elizabeth Bertahan Lebih dari 60 Tahun, Awalnya Bermodal Rp 10.000

Smartpreneur
Masih Belum Terima Gaji ke-13? Ini Data Teranyar Penyalurannya

Masih Belum Terima Gaji ke-13? Ini Data Teranyar Penyalurannya

Whats New
OJK: Kredit Kendaraan Listrik Tembus Rp 4,39 Triliun per April 2024

OJK: Kredit Kendaraan Listrik Tembus Rp 4,39 Triliun per April 2024

Whats New
OJK: Industri Fintech Lending Mulai Cetak Laba

OJK: Industri Fintech Lending Mulai Cetak Laba

Whats New
Hal-hal yang Perlu Diperhatikan agar Klaim Asuransi Tak Ditolak

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan agar Klaim Asuransi Tak Ditolak

Spend Smart
OJK Belum Beri Sinyal Positif Soal Pencabutan Moratorium Izin 'Fintech Lending'

OJK Belum Beri Sinyal Positif Soal Pencabutan Moratorium Izin "Fintech Lending"

Whats New
Ini Penyebab Pemanfaatan Panas Bumi Belum Jadi Prioritas dalam Kebijakan Transisi Energi di RI

Ini Penyebab Pemanfaatan Panas Bumi Belum Jadi Prioritas dalam Kebijakan Transisi Energi di RI

Whats New
Kunjungi China, Luhut Tawarkan Proyek Baterai hingga Durian

Kunjungi China, Luhut Tawarkan Proyek Baterai hingga Durian

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com