Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sriwijaya Air Group Layani "Extra Flight" Lebaran dengan Armada Baru

Kompas.com - 16/06/2017, 07:40 WIB
Pramdia Arhando Julianto

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam rangka mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang jelang dan setelah Lebaran 1438 H, Sriwijaya Air bersama Nam Air menyiapkan penerbangan ekstra (extra flight) ke berbagai kota di Indonesia.

Sriwijaya Air Group akan melayani extra flight dengan menggunakan armada terbaru dengan jenis Boeing 737 900ER dan Boeing 737 800NG.

Layanan tersebut, berlaku pada periode 16 Juni 2017 sampai dengan 10 Juli 2017 dengan menyediakan kursi tambahan sebanyak 138.852 kursi.

Senior Manager Corporate Communications Sriwijaya Air Group, Agus Soedjono mengatakan, layanan extra flight Sriwijaya Air Group tahun ini cukup besar karena jumlah permintaan pasar akan kursi penerbangan selama periode Lebaran selalu meningkat.

”Selain untuk mengakomodasi arus mudik, penambahan ini juga ditujukan kepada seluruh pelanggan yang tidak merayakan hari Lebaran tapi sering memanfaatkan masa lebaran sebagai momen untuk berlibur bersama keluarga,” kata Agus Soedjono di Jakarta, Kamis (15/6/2017).

Menurut Agus, tahun ini extra flight Lebaran Sriwijaya Air Group dilakukan di 21 rute penerbangan.

Untuk penambahan jadwal penerbangan bersama Sriwijaya Air akan dilayani pada rute Surabaya -Balikpapan PP, Jakarta-Pangkalpinang PP, Jakarta-Silangit PP, Jakarta-Surabaya PP, Makassar Manokwari PP.

Kemudian, Makassar-Jogjakarta PP, Lampung-Jogjakarta PP, Jakarta-Solo PP, Jakarta-Padang PP, Jakarta-Semarang PP, Jakarta-Pontianak PP, Jakarta-Kualanamu PP, Jakarta-Jogjakarta PP, Makassar Balikpapan PP, Balikpapan-Banjarmasin PP, Jakarta-Denpasar PP, Jakarta-Malang PP dan Jakarta- Tanjung Pandan PP.

Sedangkan untuk Nam Air penambahan jadwal penerbangan akan dilakukan pada rute Pontianak-Jogjakarta PP, Surabaya-Denpasar PP, Palembang-Pangkalpinang PP, Jakarta-Solo PP, JakartaTanjung Pandan PP, Jakarta-Pangkal-Pinang PP dan Jakarta-Semarang PP.

”Khusus penambahan jadwal penerbangan Sriwijaya Air Group untuk rute Jakarta-Padang PP, Jakarta-Malang PP, Jakarta-Jogjakarta PP, Jakarta-Kualanamu PP, Jakarta-Solo PP, JakartaTanjung Pandan, Jakarta-Pangkalpinang dan Jakarta-Semarang PP adalah dua kali sehari. Sedangkan untuk rute yang lain hanya satu kali dalam sehari," terang Agus.

Dengan banyaknya persediaan kursi tambahan dan informasi yang disampaikan jauh hari, maka diharapkan pelanggan dapat melakukan pemesanan sedini mungkin.

”Agar hajatan pulang kampung dapat berjalan lancar dan tidak terganggu karena tidak mendapatkan tiket yang diinginkan, ada baiknya tiket penerbangan sudah dibeli jauh hari sebelumnya," jelas Agus.

Sriwijaya Air Group mengoperasikan 52 pesawat terdiri dari Boeing 737 900ER, 737-300 dan 737-500. Hingga 2017 Sriwijaya Air Group memiliki 55 rute penerbangan domestik dan regional.

(Baca: Dukung Pariwisata, Sriwijaya Air Group Buka Rute Jakarta-Banyuwangi PP)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Politisi Gerindra Siti Nurizka Jadi Komut Pusri, Dirut Pupuk Indonesia: Itu Pasti yang Terbaik

Politisi Gerindra Siti Nurizka Jadi Komut Pusri, Dirut Pupuk Indonesia: Itu Pasti yang Terbaik

Whats New
4 Tips Atur Keuangan untuk Beli Hewan Kurban

4 Tips Atur Keuangan untuk Beli Hewan Kurban

Spend Smart
Permintaan Naik, Industri Gas RI Diprediksi Bakal Makin Bergantung pada LNG

Permintaan Naik, Industri Gas RI Diprediksi Bakal Makin Bergantung pada LNG

Whats New
Alih-alih Bangun LRT Bali Senilai Rp 14,19 Triliun, Pengamat Sarankan Ini untuk Atasi Kemacetan di Bali

Alih-alih Bangun LRT Bali Senilai Rp 14,19 Triliun, Pengamat Sarankan Ini untuk Atasi Kemacetan di Bali

Whats New
Rehabilitasi DAS Area Tambang: Tambah Luasan Hijau dan Ekonomi Sirkular Bernilai Miliaran

Rehabilitasi DAS Area Tambang: Tambah Luasan Hijau dan Ekonomi Sirkular Bernilai Miliaran

Whats New
Kisah Sukses Bisnis Elizabeth Bertahan Lebih dari 60 Tahun, Awalnya Bermodal Rp 10.000

Kisah Sukses Bisnis Elizabeth Bertahan Lebih dari 60 Tahun, Awalnya Bermodal Rp 10.000

Smartpreneur
Masih Belum Terima Gaji ke-13? Ini Data Teranyar Penyalurannya

Masih Belum Terima Gaji ke-13? Ini Data Teranyar Penyalurannya

Whats New
OJK: Kredit Kendaraan Listrik Tembus Rp 4,39 Triliun per April 2024

OJK: Kredit Kendaraan Listrik Tembus Rp 4,39 Triliun per April 2024

Whats New
OJK: Industri Fintech Lending Mulai Cetak Laba

OJK: Industri Fintech Lending Mulai Cetak Laba

Whats New
Hal-hal yang Perlu Diperhatikan agar Klaim Asuransi Tak Ditolak

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan agar Klaim Asuransi Tak Ditolak

Spend Smart
OJK Belum Beri Sinyal Positif Soal Pencabutan Moratorium Izin 'Fintech Lending'

OJK Belum Beri Sinyal Positif Soal Pencabutan Moratorium Izin "Fintech Lending"

Whats New
Ini Penyebab Pemanfaatan Panas Bumi Belum Jadi Prioritas dalam Kebijakan Transisi Energi di RI

Ini Penyebab Pemanfaatan Panas Bumi Belum Jadi Prioritas dalam Kebijakan Transisi Energi di RI

Whats New
Kunjungi China, Luhut Tawarkan Proyek Baterai hingga Durian

Kunjungi China, Luhut Tawarkan Proyek Baterai hingga Durian

Whats New
Peran Layanan E-commerce dan Pemangku Kepentingan Lain dalam Mendorong UMKM dan Brand Lokal Meningkatkan Performa Bisnisnya

Peran Layanan E-commerce dan Pemangku Kepentingan Lain dalam Mendorong UMKM dan Brand Lokal Meningkatkan Performa Bisnisnya

Whats New
GOTO Buka Suara soal PHK Tokopedia, Bantah Hentikan 80 Persen Layanan

GOTO Buka Suara soal PHK Tokopedia, Bantah Hentikan 80 Persen Layanan

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com