Keberanian yang Wajib Dimiliki Pemimpin Bisnis

Kompas.com - 18/06/2017, 19:00 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCK.COMIlustrasi
EditorAprillia Ika

2. Berani Menghadapi Risiko

Semua keputusan yang ada di perusahaan berada di tangan seorang CEO. Hal apapun yang terjadi juga kerap kali menjadi beban pikiran bagi CEO. Dalam bisnis, pasang surut kerap kali terjadi.

Beredarnya isu-isu buruk mengenai perusahaan, buruknya kinerja karyawan, adanya hambatan ketika memproduksi produk, dan menurunnya profit menjadi masalah yang sering terjadi di perusahaan. Untuk mengatasi hal ini, CEO harus berani bertindak dan mengambil risiko.

Sebelum bertindak, seorang CEO harus paham betul mengenai akar permasalahan yang terjadi pada bisnisnya. Tindakan yang diambil juga harus memperhatikan manfaat dan risiko terburuk yang mungkin terjadi di masa depan.

Jangan lupa untuk mengambil langkah sebagai antisipasi terhadap risiko yang muncul. Sehingga tidak ada kesan bahwa setiap keputusan yang diambil dilandasi oleh sifat sembrono alias asal-asalan.
3. Keberanian Untuk Bersikap Optimistis

Menyerah sebelum mencoba adalah sifat manusia. Hal ini kerap kali terjadi ketika kita dihadapkan pada suatu hal yang sulit untuk dilakukan. Namun, sifat pesimistis ini harus dihilangkan jika Anda ingin menjadi seorang CEO.

CEO adalah panutan bagi pihak internal dalam sebuah organisasi perusahaan. Untuk itu, bersikaplah optimis untuk membangkitkan rasa kepercayaan diri bagi organisasi. Sikap optimistis ini akan sangat berguna terutama saat perusahaan dihadapkan pada suatu guncangan ekonomi global.

4. Berani Membela yang Benar

Ada sebagian orang yang rela membela kesalahan demi uang. Apakah Anda juga termasuk salah satu di antara orang-orang tersebut? Semoga saja tidak.

Sifat berani membela kebenaran harus dimiliki oleh seorang CEO. Membela kebenaran tak lantas langsung menjadikan Anda sebagai sosok super hero layaknya yang ada di film kartun. Di sini, Anda juga tidak dituntut untuk berlagak seperti hakim dalam sebuah pengadilan.

Berani membela kebenaran yang dimaksudkan adalah melakukan pembelaan pada orang-orang yang berhak mendapatkan haknya. Pro dan kontra memang kerap kali terjadi apalagi saat membela kebenaran. Namun, Anda harus memegang teguh keberanian ini sebagai seorang pemimpin.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X