Menteri Susi: Saya Tidak Pernah Buat Pernyataan Bohong

Kompas.com - 19/06/2017, 20:29 WIB
Penulis Achmad Fauzi
|
EditorMuhammad Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti membantah memberikan data yang tidak benar tentang perikanan Indonesia kepada publik. Hal tersebut, dinyatakannya untuk menanggapi pernyataan pengamat perikanan Rokhmin Dahuri yang menuduh Menteri Susi telah melakukan kebohongan publik terkait data perikanan Indonesia.

"Tentunya saya cuma ingin mengkonfirmasi bahwa saya selama bekerja di KKP ini tidak pernah membuat statement publik yang datanya itu mengada-ada atau bohong. Apalagi, sebagai pejabat publik melakukan kebohongan, masyarakat bisa melakukan class action," ujar Susi dalam konferensi di Kantor Pusat Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Senin (19/6/2017).

Susi menuturkan, Kementeriannya dipastikan selalu memperbaharui data-data tentang perikanan Indonesia. Pemilik maskapai Susi Air ini, pun meminta kepada siapapun untuk menuntut dirinya jika data yang dikatakanya salah.

"Kita sebagai pemerintah mencoba untuk terus memperbaiki  dunia perikanan dan kelautan. Tidak ada Kementerian Kelautan apalagi saya sebagai menteri membuat statement-statement data ke publik yang bohong. Untuk apa? untuk terkenal? memang terkenal dibayar?" imbuh dia.  

"Jadi, kalau ada pernyataan Profesor Rokhmin Dahuri, bilang saya ini bohong publik, tidak benar sekali. Tuntut saja. Pak Rokhmin bisa mengajukan tuntutan sebagai masyarakat karena pejabatnya melakukan pembohongan publik," lanjut dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buka Global Forum AMM G20, Mentan SYL Ajak Dunia Implementasikan Pertanian Digital

Buka Global Forum AMM G20, Mentan SYL Ajak Dunia Implementasikan Pertanian Digital

Rilis
Luhut: Dunia melihat Indonesia Sebagai Kekuatan Baru dan Mereka Menyampaikan kepada Saya...

Luhut: Dunia melihat Indonesia Sebagai Kekuatan Baru dan Mereka Menyampaikan kepada Saya...

Whats New
Apa Itu Resesi: Simak Pengertian, Penyebab, dan Dampaknya

Apa Itu Resesi: Simak Pengertian, Penyebab, dan Dampaknya

Earn Smart
Lowongan Kerja Pendamping Lokal Desa 2022 untuk Lulusan SMA, Ini Kualifikasinya

Lowongan Kerja Pendamping Lokal Desa 2022 untuk Lulusan SMA, Ini Kualifikasinya

Work Smart
Bunga Deposito BRI Naik, Ini Rinciannya

Bunga Deposito BRI Naik, Ini Rinciannya

Spend Smart
Menkop UKM Ingin Industri Furnitur Nasional Tak Hanya 'Jago Kandang'

Menkop UKM Ingin Industri Furnitur Nasional Tak Hanya "Jago Kandang"

Whats New
Ketika UMKM Didorong Masuk ke Pasar Global, Namun Sulit Mendapatkan Akses Pembiayaan...

Ketika UMKM Didorong Masuk ke Pasar Global, Namun Sulit Mendapatkan Akses Pembiayaan...

Whats New
Pemerintah-Banggar DPR Sepakati RUU APBN 2023, Target Inflasi Naik Jadi 3,6 Persen

Pemerintah-Banggar DPR Sepakati RUU APBN 2023, Target Inflasi Naik Jadi 3,6 Persen

Whats New
Strategi Investasi Saham di Tengah Ketidakpastian Global Ala Kaesang Pangarep

Strategi Investasi Saham di Tengah Ketidakpastian Global Ala Kaesang Pangarep

Earn Smart
Depo Kontainer Terpadu Pertama di Indonesia Dibuka di NTT

Depo Kontainer Terpadu Pertama di Indonesia Dibuka di NTT

Whats New
Independensi Lembaga Pengawas dalam UU PDP Jadi Sorotan

Independensi Lembaga Pengawas dalam UU PDP Jadi Sorotan

Whats New
Sri Mulyani Sebut Dunia Bakal Hadapi Ancaman Resesi Global 2023, Simak Pengertian dan Dampaknya

Sri Mulyani Sebut Dunia Bakal Hadapi Ancaman Resesi Global 2023, Simak Pengertian dan Dampaknya

Whats New
Rupiah Ditutup Menguat di Pasar Spot, tapi Melemah Rp 15.155 Per Dollar AS di Kurs Tengah BI

Rupiah Ditutup Menguat di Pasar Spot, tapi Melemah Rp 15.155 Per Dollar AS di Kurs Tengah BI

Whats New
Ini Langkah ID Food untuk Dorong Ekosistem Digital di Sektor Pangan

Ini Langkah ID Food untuk Dorong Ekosistem Digital di Sektor Pangan

Whats New
Tiket.com Luncurkan Fitur JHT, Apa Manfaatnya?

Tiket.com Luncurkan Fitur JHT, Apa Manfaatnya?

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.