Kompas.com - 20/06/2017, 07:15 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) meluncurkan layanan pembayaran tagihan kartu kredit.

Layanan ini memungkinkan pembayaran melalui aplikasi mobile banking, layanan online banking, atau ATM bank lain secara real time.

Proses pembayaran tagihan ini dapat dilakukan untuk pembayaran tagihan di bawah Rp 25 juta. Ini berlaku untuk kartu kredit Danamon Visa dan Mastercard. Fitur terbaru diharapkan akan mempermudah hampir 1 juta pemegang kartu kredit Bank Danamon dalam mengelola aktivitas transaksi keuangannya.

“Fitur terbaru ini memberikan pilihan dan fleksibilitas lebih bagi pemegang kartu kredit Danamon dalam membayar tagihan kartu kreditnya," kata Consumer Lending Head Bank Danamon Djamin Nainggolan dalam pernyataan resmi, Senin (19/6/2017).

Djamin menuturkan, pembayaran tagihan secara instan atau real time ini sangat dibutuhkan. Limit kredit pemegang kartu akan segera disesuaikan dengan nilai yang dibayarkan, sehingga nasabah saat itu juga dapat langsung bertransaksi tanpa kendala limit.

"Pada umumnya, penyesuaian limit dilakukan paling cepat satu hari kerja setelah pembayaran tagihan melalui metode pembayaran tagihan lainnya," tutur Djamin.

Caranya, pemegang kartu kredit Bank Danamon membuka menu “Transfer antar bank” pada aplikasi mobile banking, situs online banking, ataupun ATM bank lain.

Selanjutnya, pemegang kartu kredit memasukkan kode bank Danamon (011) dan nomor kartu kredit Visa atau Mastercard yang berjumlah 16 angka. Setelah memasukkan jumlah nominal transaksi, pembayaran tagihan langsung dibukukan oleh sistem secara real time.

“Fitur baru ini akan sangat memudahkan pemegang kartu kredit Danamon untuk melakukan pembayaran real time khususnya pada masa libur lebaran tanpa harus khawatir akan keterlambatan membayar tagihan,” imbuh Djamin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Butuh Modal Kerja dan Transformasi Digital, Bank UOB Bakal Genjot Pertumbuhan UMKM

Butuh Modal Kerja dan Transformasi Digital, Bank UOB Bakal Genjot Pertumbuhan UMKM

Whats New
Kemenperin Harap Perluasan Pabrik ABC Mampu Buka Lapangan Kerja

Kemenperin Harap Perluasan Pabrik ABC Mampu Buka Lapangan Kerja

Whats New
Hingga 17 Oktober 2022, Realisasi Penerimaan Pungutan OJK Rp 5,77 Triliun

Hingga 17 Oktober 2022, Realisasi Penerimaan Pungutan OJK Rp 5,77 Triliun

Whats New
Indonesia Gandeng Inggris untuk Dorong Pencapaian Target Reduksi Emisi GRK

Indonesia Gandeng Inggris untuk Dorong Pencapaian Target Reduksi Emisi GRK

Whats New
Menteri PUPR: Minat Investasi di IKN Nusantara Naik 25 Kali Lipat

Menteri PUPR: Minat Investasi di IKN Nusantara Naik 25 Kali Lipat

Whats New
Rupiah Melemah Terpapar Sentimen Lonjakan Covid-19 di China

Rupiah Melemah Terpapar Sentimen Lonjakan Covid-19 di China

Whats New
BPOM Sebut Galon Mengandung BPA Perlu Segera Dilabeli

BPOM Sebut Galon Mengandung BPA Perlu Segera Dilabeli

Whats New
Percepat Pembangunan Hunian ASN, Menteri PUPR Minta Tambahan Anggaran Rp 12,7 Triliun

Percepat Pembangunan Hunian ASN, Menteri PUPR Minta Tambahan Anggaran Rp 12,7 Triliun

Whats New
Kementan Dukung Pembangunan RJIT Sepanjang 155 Meter di Pariaman Timur

Kementan Dukung Pembangunan RJIT Sepanjang 155 Meter di Pariaman Timur

Whats New
Naik 5,6 Persen, UMP DKI Jakarta 2023 Jadi Rp 4,9 Juta

Naik 5,6 Persen, UMP DKI Jakarta 2023 Jadi Rp 4,9 Juta

Whats New
Mendag Minta UMKM Ikuti Tren Ekonomi Digital dan Ekonomi Hijau

Mendag Minta UMKM Ikuti Tren Ekonomi Digital dan Ekonomi Hijau

Whats New
Nilai Transaksi Uang Elektronik Tembus Rp 35,1 Triliun secara Bulanan

Nilai Transaksi Uang Elektronik Tembus Rp 35,1 Triliun secara Bulanan

Whats New
Kemendag Pastikan Kebijakan Rasio Hak Ekspor CPO Tidak Berubah

Kemendag Pastikan Kebijakan Rasio Hak Ekspor CPO Tidak Berubah

Whats New
Sukses Terapkan Prinsip Industri Hijau, Pupuk Kaltim Raih Penghargaan dari Kemenperin

Sukses Terapkan Prinsip Industri Hijau, Pupuk Kaltim Raih Penghargaan dari Kemenperin

Whats New
GoPay Jadi Dompet Digital dengan Pengguna Terbanyak, Ini Faktor Pendorongnya

GoPay Jadi Dompet Digital dengan Pengguna Terbanyak, Ini Faktor Pendorongnya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.