Kompas.com - 05/07/2017, 15:00 WIB
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menyatakan bakal menyuntikkan modal kepada anak usahanya, yakni BNI Syariah pada semester II 2017.

Dengan suntikan modal ini, maka diharapkan BNI Syariah dapat meningkatkan ekspansi bisnisnya.

Direktur Utama BNI Ahmad Baiquni menuturkan, perseroan mempersiapkan dana sekira Rp 500 miliar hingga Rp 1 triliun yang akan disuntikkan ke modal BNI Syariah.

"Semester kedua ini suntikannya sekitar Rp1 triliun range-nya segitu," kata Baiquni di kantornya di Jakarta, Rabu (5/7/2017).

Meskipun begitu, imbuh Baiquni, BNI masih mengkaji besaran nilai modal yang akan disuntik. Oleh sebab itu, ia mengaku besaran modal yang akan disuntik tersebut masih bersifat belum pasti.

Dengan peningkatan modal, maka BNI Syariah diharapkan dapat lebih memacu ekspansi bisnisnya.

Selain itu, BNI Syariah pun diharapkan dapat naik kelas dari Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) II menjadi BUKU III.

Adapun saat ini rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) BNI Syariah mencapai 14,46 persen.

Adanya suntikan modal dari BNI diharapkan dapat menaikkan CAR BNI Syariah sebesar 2 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.