Pemerintah Cicil Utang Subsidi ke Pertamina

Kompas.com - 05/07/2017, 17:35 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani tiba di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (4/7/2017). Kedatangan Presiden Joko Widodo dalam rangka kunjungan kerja dan dialog ekonomi dengan para pelaku pasar modal. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGMenteri Keuangan Sri Mulyani tiba di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (4/7/2017). Kedatangan Presiden Joko Widodo dalam rangka kunjungan kerja dan dialog ekonomi dengan para pelaku pasar modal.
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorMuhammad Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah memastikan akan membayar utang ke PT Pertamina Persero pada tahun ini. Namun pembayaran utang itu tidak akan dilakukan secara langsung tapi dengan cara dicicil.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, pembayaran sebagian utang kepada Pertamina akan dilakukan pemerintah pada semester dua tahun ini. Namun ia tidak menyebutkan besaran utang yang akan dibayar.

"Pemerintah akan memenuhi pembayaran kewajiban BBM yang selama ini dipakai oleh institusi seperti TNI yang belum terbayarkan (ke Pertamina)," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (5/7/2017).

Saat ini, utang pemerintah ke Pertamina mencapai Rp 34 triliun. Utang itu terdiri dari utang subsidi BBM dan elpiji yang ditalangi oleh Pertamina pada tahun ini.

Awalnya tutur Sri Mulyani pemerintah akan melakukan kalkulasi ulang terkait besaran subsidi elpiji dan BBM pada 2017. Namun keluar keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM).

"Pada semester pertama lalu, perbedaan antara jumlah subsidi yang ada di dalam APBN dengan yang harus ditanggung oleh Pertamina dibayar oleh Pertamina dulu," kata Sri Mulyani.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X