United Airlines Bermasalah Lagi, Kursi Penumpang Anak "Direbut"

Kompas.com - 06/07/2017, 18:55 WIB
Kompas TV Arogansi Maskapai Penerbangan
|
EditorAprillia Ika

"Saya mulai mengingat semua insiden United yang ada di berita. Kekerasan. Gigi tanggal. Saya orang Asia, saya takut dan merasa tidak nyaman. Saya tidak ingin hal-hal semacam itu terjadi pada saya," ungkap Yamauchi.

Sesampainya di Boston, Yamauchi diarahkan untuk menelepon layanan konsumen United untuk menjelaskan duduk perkaranya.

Ia meminta uang kembali, namun ternyata untuk memperoleh uang kembali, ia harus membatalkan penerbangan pulang ke Hawaii.

Yamauchi menuturkan, dirinya membayar total 2.000 dollar AS untuk tiket bagi dirinya dan Taizo.

Pihak United mengatakan telah mengubungi Yamauchi dan meminta maaf.

Pihak United juga menyatakan telah salah memindai tiket Taizo di gerbang keberangkatan.

Hasilnya, tempat duduk Taizo tidak masuk kategori check in dan United melepas tempat duduk itu untuk dijual ke penumpang lain.

"Kami menghaturkan permintaan maaf yang mendalam kepada Nona Yamauchi dan putranya atas kejadian ini. Kami telah mengembalikan uang tiket dan memberikan kompensasi," ungkap pihak United.

Sebelumnya, beberapa insiden juga dialami penumpang United.

(Baca: Insiden Kembali Terjadi, Kini Penumpang United Airlines Disengat Kalajengking)

Salah satu insiden yang paling viral adalah diseretnya seorang penumpang berdarah Asia bernama David Tao dari tempat duduknya lantaran enggan memberikannya kepada penumpang lain. 

(Baca: Insiden Lagi, United Airlines Usir Calon Pasutri dari Pesawat)

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Sumber Foxnews
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X