Indonesia Jangan Andalkan Ekspor dari Komoditas Mentah

Kompas.com - 14/07/2017, 18:09 WIB
Menteri Perdagangan RI periode 2004-2011 Mari Elka Pangestu dalam Seminar Internasional Navigating Financial Stability in an Evolving Global Economic System di Nusa Dua, Bali, Jumat (14/7/2017). KOMPAS.com/ MOH NADLIRMenteri Perdagangan RI periode 2004-2011 Mari Elka Pangestu dalam Seminar Internasional Navigating Financial Stability in an Evolving Global Economic System di Nusa Dua, Bali, Jumat (14/7/2017).
Penulis Moh. Nadlir
|
EditorMuhammad Fajar Marta

NUSA DUA, KOMPAS.com - Restrukturisasi terhadap sektor ekspor Indonesia perlu dilakukan saat ini. Indonesia tidak bisa lagi bisa mengandalkan komoditas mentah seperti batubara dan kelapa sawit. Alasannya, kondisi perdagangan dunia sudah berubah.

"Pertumbuhan ekspor komoditas akan melambat. Saat ini memang sudah kembali membaik. Tapi enggak akan seperti dulu," kata mantan Menteri Perdagangan RI Mari Elka Pangestu di Nusa Dua, Bali, Jumat (14/7/2017).

Restrukturisasi ekspor Indonesia kini harus menyasar barang dan jasa, serta bidang lainnya. Tak cukup sekadar komoditas mentah saja.

Regulasi yang tidak mendukung pertumbuhan perdagangan di tanah air yang kaitannya dengan ekspor juga harus diubah.

"Ini yang penting. Restrukturisasinya juga ke arah reformasi regulasi dan pengembangan SDM serta infrastruktur yang memadai," tutup Mari Elka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X