Apa Sanksi Bagi Tenaga Kerja Asing yang Langgar Aturan di Indonesia?

Kompas.com - 17/07/2017, 17:30 WIB
Kepala Subdit Analisis dan Perizinan Tenaga Kerja Asing Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Yanti Nurhayati Ningsih Kompas.com/Kurnia Sari AzizaKepala Subdit Analisis dan Perizinan Tenaga Kerja Asing Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Yanti Nurhayati Ningsih
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com -Tingginya jumlah tenaga kerja asing di Indonesia menimbulkan pertanyaan tersendiri. Bagaimana jika mereka bekerja tanpa mengikuti aturan? Apa sanksi yang berlaku bagi mereka?

Yanti Nurhayati Ningsih, Kepala Subdit Analisis dan Perizinan Tenaga Kerja Asing Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans)menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Menurut dia, memang belum ada sanksi tegas yang dilakukan jika terbukti si tenaga kerja asing bekerja tidak sesuai dengan jabatannya. Kemenakertrans hanya akan melakukan pembinaan untuk pelanggaran tersebut.

"Pembinaan ini agar pelanggaran itu tidak dilakukan lagi. Jadi harus bekerja sesuai dengan izinnya," kata Yanti, dalam Seminar Kebijakan dan Prosedur Penggunaan Tenaga Kerja Asing di Indonesia, di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Senin (17/7/2017).

(Baca: Jumlah Tenaga Kerja Asing dari China di Indonesia Tertinggi Sejak 2012)

Kemudian, Kemenakertrans akan menindaklanjuti kembali jika sanksi tersebut tak diindahkan oleh tenaga kerja asing.

Selanjutnya, jika pelanggaran termasuk dalam tingkat berat, Kemenakertrans akan memberi rekomendasi kepada Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM untuk mendeportasi tenaga kerja asing tersebut.

Yanti menegaskan, tenaga kerja asing yang datang ke Indonesia dengan menggunakan visa kunjungan termasuk tenaga kerja asing ilegal.

"Kalau seperti itu, tenaga kerja itu dikeluarkan dari lingkungan kerjanya dulu," kata Yanti.

Yanti belum bisa menjelaskan detail data pelanggaran yang paling banyak dilakukan oleh tenaga kerja asing. Ia juga tak menjelaskan secara spesifik jumlah tenaga kerja asing ilegal di Indonesia.

"Pelanggaran itu biasanya bekerja tidak sesuai dengan jabatan. Tidak ada izin kerja dan lokasi kerja tidak ada," kata Yanti.

(Baca: Serikat Pekerja Persoalkan Keberadaan Tenaga Kerja Asing Tanpa Keahlian)

Kompas TV Ribuan Buruh Unjuk Rasa Tuntut Kesejahteraan



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X