J&T Express Keluarkan Rp 1,3 Triliun Kembangkan Bisnis di Indonesia

Kompas.com - 19/07/2017, 13:34 WIB
Ekspedisi J&T Express IstEkspedisi J&T Express
Penulis Achmad Fauzi
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - J&T Express perusahaan ekspedisi berencana mengembangkan bisnisnya di Indonesia.

Salah satunya dengan menambah investasi dengan nilai kurang lebih 100 juta dollar AS atau Rp 1,3 triliun (Kurs Rp 13.000).

Dengan adanya tambahan investasi tersebut, nilai valuasi J&T Express senilai 543 juta dollar AS atau Rp 6,9 triliun.  

Chief Executive Officer J&T Express, Jet Lee mengatakan, pendanaan tersebut difokuskan untuk meningkatkan kepuasaan pelanggan dengan mengoptimalkan jangkauan jaringan.

"Sebagai perusahaan pengiriman ekspres yang baru didirikan, kita masih memiliki banyak kekurangan, ada banyak yang masih perlu disempurnakan, terima kasih untuk pengertian dan dukungan yang diberikan konsumen," ujar Lee dalam keterangannya, Rabu (19/7/2017).  

Selain itu, tutur Lee, dana tersebut  juga digunakan untukmeningkatkan kecepatan pengiriman dan mempererat hubungan kerja sama dengan e-commerce.

"Kami akan terus memimpin pengembangan industri ekspres di Indonesia  dan mendukung pertumbuhan industri e-commerce," tutur dia.  

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lee mengungkapkan, saat ini pengiriman J&T Express mencapai rata-rata 200.000 paket per hari, dan mencapai nilai tertinggi 250.000 paket.

Tidak hanya itu pengiriman paket J&T Express terus bertumbuh lebih dari 20 persen per bulannya.

Ke depan, J&T berencana untuk masuk pasar bisnis ekspedisi di Malaysia dan Vietnam. 

"Saya percaya bahwa dengan pengalaman sukses di Indonesia, kami dapat mengukir prestasi di pasar Asia Tenggara, berkontribusi dalam pasar jasa pengiriman ekspres dan membantu pertumbuhan e-commerce se-Asia Tenggara," pungkas dia.

Hingga saat ini, J&T Express telah menjangkau seluruh Indonesia dengan 1.300 kantor cabang, 55 gudang penyimpanan, lebih dari 700 armada, lebih dari 15.000 sumber daya manusia, serta sudah resmi menjadi agen Garuda Cargo dan Citilink Cargo.

(Baca: Perusahan Ekspedisi TIKI Buka "Rahasia Dapur", Begini Proses Kerjanya)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Menambah Daya Listrik Berikut Rincian Biayanya

Cara Menambah Daya Listrik Berikut Rincian Biayanya

Whats New
Puncak BBI Berjalan Lancar, Telkom Hadirkan Beragam Dukungan Ekosistem Digital di Flobamora

Puncak BBI Berjalan Lancar, Telkom Hadirkan Beragam Dukungan Ekosistem Digital di Flobamora

Rilis
Riset NielsenIQ: Tingkat Konsumsi Naik, Tren Pemulihan di Tengah Pembatasan Sosial

Riset NielsenIQ: Tingkat Konsumsi Naik, Tren Pemulihan di Tengah Pembatasan Sosial

Whats New
Bank Dunia Rekomendasikan Indonesia Naikkan Tarif Cukai Rokok Untuk Dongkrak Pendapatan Negara

Bank Dunia Rekomendasikan Indonesia Naikkan Tarif Cukai Rokok Untuk Dongkrak Pendapatan Negara

Whats New
Ini Strategi Indonesia Hadapi Isu Transisi Dunia Pendidikan ke Dunia Kerja

Ini Strategi Indonesia Hadapi Isu Transisi Dunia Pendidikan ke Dunia Kerja

Rilis
Program Padat Karya Bidang Jalan dan Jembatan Serap 273.603 Tenaga Kerja

Program Padat Karya Bidang Jalan dan Jembatan Serap 273.603 Tenaga Kerja

Rilis
Tips Berbisnis Bagi Pemula Ala Bos Grab Indonesia

Tips Berbisnis Bagi Pemula Ala Bos Grab Indonesia

Whats New
Prudential Kukuhkan 40 Calon Pengusaha yang Ikut Program Kewirausahaan

Prudential Kukuhkan 40 Calon Pengusaha yang Ikut Program Kewirausahaan

Rilis
 Mata Uang Kripto adalah Uang Digital, Begini Cara Kerjanya

Mata Uang Kripto adalah Uang Digital, Begini Cara Kerjanya

Whats New
Hati-hati, Ini Konflik Pembagian Harta Warisan yang Rawan Terjadi

Hati-hati, Ini Konflik Pembagian Harta Warisan yang Rawan Terjadi

Whats New
Indonesia Jadi Anggota Dewan FAO, Guru Besar IPB: Bisa Bantu Perbaikan Data Pertanian

Indonesia Jadi Anggota Dewan FAO, Guru Besar IPB: Bisa Bantu Perbaikan Data Pertanian

Rilis
Demi Mobil Listrik, Luhut Resmikan Smelter Nikel Senilai Rp 14 Triliun di Pulau Obi

Demi Mobil Listrik, Luhut Resmikan Smelter Nikel Senilai Rp 14 Triliun di Pulau Obi

Whats New
Kasus Covid Melonjak, Konvensi Luar Biasa Kadin Tak Mendapat Izin

Kasus Covid Melonjak, Konvensi Luar Biasa Kadin Tak Mendapat Izin

Whats New
Usia Perusahaan Masih Muda, DANA Belum Mau IPO

Usia Perusahaan Masih Muda, DANA Belum Mau IPO

Whats New
Lima Upaya Kemenaker Hapus Bentuk-bentuk Pekerja Anak

Lima Upaya Kemenaker Hapus Bentuk-bentuk Pekerja Anak

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X