Incar Milenial, McD Sediakan Menu Baru di Bawah Rp 20.000

Kompas.com - 01/03/2019, 18:38 WIB
McDonalds SHUTTERSTOCKMcDonalds

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Rekso Nasional Food pemilik jejaring restoran McDonald's Indonesia mengenalkan menu limited time offer baru. Menariknya, menu baru ini dibanderol dibawah Rp 20.000 per menunya.

Associate Director of Communications McDonald's Sutji Lantyka menyebutkan, ada tiga menu baru Rice Bowl yakni Rica-Rica Chicken Rice, Rica-Rica Fish Rice, dan Blackpepper Chicken.

Ketiga menu tersebut menggantikan menu Rice Bowl sebelumnya yakni Cabe Ijo, Teriyaki, dan Bulgogi.

"Ini menu permanen, satu ikan dan dua ayam. Rasanya mudah-mudahan cocok di lidah, apalagi yang suka pedas," ujarnya di Jakarta, Jumat (1/3/2019).

Baca juga: Dari KFC ke McDonald, Bagaimanakah Bisnis Rumahan Tersebut Jadi Besar?

Ia mengatakan, sejak tahun lalu perusahaan banyak mengeluarkan menu baru dengan nuansa pedas. Hal ini karena pasar Indonesia yang suka dengan rasa pedas, terbukti dengan penjualan menu pedas yang cukup baik.

"Ini tersedia dari Jam 11 siang sampai Jam 5 pagi, harganya cukup murah Rp 16.500 sudah termasuk Ppn," lanjutnya.

Menurut dia, menu baru ini sangat ramah kantong, sehingga tidak hanya segmen dewasa. Anak-anak sekolah pun juga menjadi segmen pasar yang dibidik. Yang jelas, menu ini akan menjadi menu permanen yang bisa dipesan di gerai-gerai McDonald's Indonesia. (Andy Dwijayanto)

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Garap milenial, McD kenalkan menu baru dibawah Rp 20.000




Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Merasa Tidak Bersalah, Antam Bakal Lawan Balik Gugatan 1,1 Ton Emas

Merasa Tidak Bersalah, Antam Bakal Lawan Balik Gugatan 1,1 Ton Emas

Whats New
Airlangga: Selain Vaksinasi, Donor Konvalesen Bisa Bantu Pasien Covid-19

Airlangga: Selain Vaksinasi, Donor Konvalesen Bisa Bantu Pasien Covid-19

Whats New
Kata Pertamina, Ini Kelebihan dari Digitalisasi SPBU

Kata Pertamina, Ini Kelebihan dari Digitalisasi SPBU

Whats New
Pemerintah Dorong Gasifikasi Batu Bara Melalui Berbagai Regulasi

Pemerintah Dorong Gasifikasi Batu Bara Melalui Berbagai Regulasi

Whats New
Realisasi Wajib Tanam Bawang Putih 2020 Baru 30 Persen

Realisasi Wajib Tanam Bawang Putih 2020 Baru 30 Persen

Whats New
Cadangan Minyak Terus Menipis, ini Langkah yang Dilakukan Pemerintah

Cadangan Minyak Terus Menipis, ini Langkah yang Dilakukan Pemerintah

Whats New
Banyak Saham Auto Reject Bawah, Netizen Salahkan Sekuritas Lakukan 'Forced Sell'

Banyak Saham Auto Reject Bawah, Netizen Salahkan Sekuritas Lakukan "Forced Sell"

Whats New
Sri Mulyani Peringatkan Masalah Vaksin Bisa Jadi Krisis Moral Dunia

Sri Mulyani Peringatkan Masalah Vaksin Bisa Jadi Krisis Moral Dunia

Whats New
Ada Penggeledahan Kejagung Terkait Dugaan Korupsi, BPJS Ketenagakerjaan Tetap Beroperasi Normal

Ada Penggeledahan Kejagung Terkait Dugaan Korupsi, BPJS Ketenagakerjaan Tetap Beroperasi Normal

Whats New
Kemenkop UKM dan Kemenparekraf Berkolaborasi untuk Kembangkan 5 Destinasi Super-Prioritas

Kemenkop UKM dan Kemenparekraf Berkolaborasi untuk Kembangkan 5 Destinasi Super-Prioritas

Rilis
Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2021 Akan Lebih Rendah dari Tahun lalu

Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2021 Akan Lebih Rendah dari Tahun lalu

Whats New
Viral Video Pengiriman Paket Berisikan Ular Hidup, Ini Tanggapan Perusahaan Logistik

Viral Video Pengiriman Paket Berisikan Ular Hidup, Ini Tanggapan Perusahaan Logistik

Whats New
Ini Waktu yang Dipilih Masyarakat untuk Menjual Mobilnya

Ini Waktu yang Dipilih Masyarakat untuk Menjual Mobilnya

Spend Smart
KSPI: Turunnya Jumlah Peserta BPJS Ketenagakerjaan Bukti Ledakan PHK Gelombang Kedua

KSPI: Turunnya Jumlah Peserta BPJS Ketenagakerjaan Bukti Ledakan PHK Gelombang Kedua

Rilis
Waktunya Pemerintah dan Swasta Bersatu Tanggulangi Dampak Pandemi Covid-19

Waktunya Pemerintah dan Swasta Bersatu Tanggulangi Dampak Pandemi Covid-19

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X