Saat Sri Mulyani Cerita Popularitas Utang di Depan Milenial Kreatif...

Kompas.com - 02/03/2019, 11:05 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (29/1/2019) Dok Biro KLI Kemenkeu Menteri Keuangan Sri Mulyani di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (29/1/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Ruang Mezzanine Kementerian Keuangan masih terisi penuh meski sudah lewat dari jam pulang pegawai negeri sipil (PNS), Jumat (1/3/2019).

Namun bukan para PNS Kemenkeu yang memenuhi ruangan itu, melainkan anak-anak muda kreatif yang disaring dari berbagai kota di Indonesia.

Mereka adalah peserta kompetisi Hackathon, atau pengembangan proyek perangkat lunak yang digelar oleh Kementerian Keuangan pada 1-3 Maret 2019.

Kompetisi itu buka secara langsung oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani. Menariknya, meski banyak anak-anak melek teknologi di depannya, ia tak sungkan bicara blak-blakan.

Salah satunya terkait dengan utang. Bahkan Kementerian Keuangan kata Sri Mulyani, dikenal atau dibicarakan lantaran utang pemerintah.

"(Direktorat Jenderal) Perimbangan keuangan enggak populer di mata anak-anak, mahasiswa... yang terkenal di Kemenkeu hanya utang, padahal kami enggak punya Dirjen Utang," ujarnya membuat para milenial di ruangan itu tertawa.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu mengenalkan Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko kepada anak-anak tersebut.

Meski tak ada kata utang di nama institusinya, Dirjen inilah yang mengelola utang-utang pemerintah agar keuangan negara tetap aman.

Di sisi lain ada, ada juga Dirjen Kekayaan Negara. Namun Dirjen inipun kata Sri Mulyani tak banyak orang tahu padahal menyangkut aset negara.

"Dirjen Kekayaan Negara enggak dilihat yang dilihat utangnya. Ketakutan utang terus, sementara aset kita enggak dilihat. Padahal kami punya Dirjen Kekayaan Negara," kata dia.

Menkeu berharap agar anak-anak muda lebih mengenal Kementerian Keuangan dan direktorat di dalamnya.

Hal ini dinilai penting lantaran setiap direktorat jenderal memiliki tugas dan fungsinya yang besar dalam pengelolaan anggaran negara. Jadi Kementerian Keuangan tak hanya soal utang saja.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X