Di Tengah Hujan, Sri Mulyani Ajak Warga untuk Sampaikan SPT Pajak

Kompas.com - 03/03/2019, 10:07 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ketika memberikan paparan di acara Spectaxcular di Jakarta, Minggu (3/3/2019). KOMPAS.com/MUTIA FAUZIAMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ketika memberikan paparan di acara Spectaxcular di Jakarta, Minggu (3/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Di tengah hujan, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Direktur Jenderal Pajak Robert Pakpahan, dan jajaran Kementerian Keuangan tetap bersemangat melakukan kampanye pelaporan pemberitahuan (SPT) tahunan Pajak Penghasilan (PPh) di arena car free day (CFD) Bundaran Hotel Indonesia (HI),  Jakarta, Minggu (3/3/2019).

Sri Mulyani bahkan sempat melakukan zumba bersama suaminya, Tonny Sumartono serta jajaran eselon I Kementerian Keuangan lainnya.

Dalam suasana hujan tersebut, terlihat ratusan orang yang mengikuti CFD antusias menyimak kampanye yang dilakukan oleh Sri Mulyani.

Tak hanya kampanye, Ditjen Pajak juga memberikan layanan pelanggan untuk masyarakat yang ingin bertanya lebih lanjut soal pelaporan SPT tahunan sekaligus cara menyampaikan SPT melalui e-filing.

Baca juga: Kirim Email, Dirjen Pajak Ajak Warga Laporkan SPT Tahunan Sebelum 16 Maret

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ketika berolahraga di acara kampanya penyampaian SPT Tahunan Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) di Jakarta, Minggu (3/3/2019).KOMPAS.com/MUTIA FAUZIA Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ketika berolahraga di acara kampanya penyampaian SPT Tahunan Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) di Jakarta, Minggu (3/3/2019).
Pada kesempatan itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, berbagai perbaikan pelayanan perpajakan telah dilakukan pemerintah agar masyarakat lebih patuh dalam memenuhi kewajiban perpajakannya.

"Saya ingin mengingatkan kesadaran pajak yang merupakan tulang punggung RI untuk bisa meraih cita-citanya. Bagi masyarakat yang belum memahai kami sangat senang untuk memberikan penjelasan, kami perbaiki pelayanan," ujar dia.

"Sekarang masih tanggal 2 Maret, masih ada 28 hari lagi untuk masyarakat bisa melakukan pembayaran SPT pribadi, lakukan sedini mungkin," ujar dia.

Kampanye dengan tajuk Spectaxcular ini dilakukan secara serentak di beberapa wilayah lain di Indonesia.

Sementara Dirjen Pajak k Robert Pakpahan mengimbau masyarakat untuk melakukan pelaporan SPT tahunannya.

"Direktorat Jenderal Pajak secara serentak melakukan kampanye di seluruh Indonesia. Kegiatan ini adalah semacam kampanye sambil olahraga untuk mengingatkan bahwa ini bulan Maret, bulan terakhir pelaporan SPT di 31 Maret," ujar Robert.

Selain untuk pelaporan SPT tahunan lebih awal, Robert juga mengajak masyarakat untuk melakukan pelaporan SPT tahunan melalui sistem pelaporan elektronik e-filling melalui laman resmi Ditjen Pajak di djponline.pajak.go.id.

Baca juga: Suami-Istri Bisa Lapor SPT Pajak Digabung, Begini Caranya

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemenaker Targetkan 500.000 Tenaga Kerja Terampil Dukung 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas

Kemenaker Targetkan 500.000 Tenaga Kerja Terampil Dukung 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas

Whats New
Indonesia Produsen Kopi Terbesar ke-4 di Dunia, tetapi Ekspornya Kalah dari Swiss

Indonesia Produsen Kopi Terbesar ke-4 di Dunia, tetapi Ekspornya Kalah dari Swiss

Whats New
Meterai Rp 10.000 Sudah Didistribusikan, Begini Tampilannya

Meterai Rp 10.000 Sudah Didistribusikan, Begini Tampilannya

Rilis
Diminta BI Turunkan Suku Bunga, Ini Respons Bank Mandiri

Diminta BI Turunkan Suku Bunga, Ini Respons Bank Mandiri

Whats New
Ada Rencana Bangun Bank Digital, Bank Mandiri Pilih Jalur Organik

Ada Rencana Bangun Bank Digital, Bank Mandiri Pilih Jalur Organik

Whats New
LPS: Suku Bunga Simpanan Perbankan Diproyeksi Terus Turun

LPS: Suku Bunga Simpanan Perbankan Diproyeksi Terus Turun

Whats New
Sandiaga: Rp 150 Triliun Keluar RI Tiap Tahun karena Kita Asyik Berlibur ke Negara Lain

Sandiaga: Rp 150 Triliun Keluar RI Tiap Tahun karena Kita Asyik Berlibur ke Negara Lain

Whats New
Bank Mandiri Perkirakan 10-11 Persen Debitur Restrukturisasi Gagal Bayar

Bank Mandiri Perkirakan 10-11 Persen Debitur Restrukturisasi Gagal Bayar

Whats New
Lewat Platform Ini, UMKM Bisa Belajar Mengembangkan Bisnis Secara Digital

Lewat Platform Ini, UMKM Bisa Belajar Mengembangkan Bisnis Secara Digital

Whats New
Konsumsi BBM Diproyeksi Turun Terus, Ini Strategi Pertamina

Konsumsi BBM Diproyeksi Turun Terus, Ini Strategi Pertamina

Whats New
Erick Thohir Minta Semua Pihak Tinggalkan Ego Sektoral di Tengah Pandemi

Erick Thohir Minta Semua Pihak Tinggalkan Ego Sektoral di Tengah Pandemi

Whats New
Klarifikasi Calon Petahana Dewan Pengawas Soal Dugaan Nepotisme di BPJS Ketenagakerjaan

Klarifikasi Calon Petahana Dewan Pengawas Soal Dugaan Nepotisme di BPJS Ketenagakerjaan

Whats New
Rupiah Ditutup Melemah, Ini Faktor Pendorongnya

Rupiah Ditutup Melemah, Ini Faktor Pendorongnya

Spend Smart
Viral Transaksi Pakai Dinar dan Dirham, BI: Cuma Rupiah Alat Pembayaran yang Sah di NKRI!

Viral Transaksi Pakai Dinar dan Dirham, BI: Cuma Rupiah Alat Pembayaran yang Sah di NKRI!

Whats New
IHSG Anjlok 2 Persen, Kini Berada di Level 5.979

IHSG Anjlok 2 Persen, Kini Berada di Level 5.979

Earn Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X