Indomaret Belum Terapkan Kantong Plastik Berbayar

Kompas.com - 04/03/2019, 05:11 WIB
Ilustrasi kantong plastik THINKSTOCK.COMIlustrasi kantong plastik

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Indomarco Prismatama, pemilik gerai Indomaret belum akan menerapkan aturan kantong plastik berbayar meski Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia ( Aprindo) telah efektif memberlakukan aturan tersebut per 1 Maret 2019 lalu bagi anggotanya.

Marketing Director Indomaret Wiwiek Yusuf menyatakan, pihaknya saat ini lebih fokus pada edukasi dan solusi bagi pelanggannya. Saat ini, Indomaret tidak menyediakan kantong belanja plastik untuk daerah yang melakukan pelarangan peredaran kantong plastik di ritel modern.

“Kami mengikuti peraturan daerah, bila ada larangan ya kami tidak menyediakan kantong plastik,” ujar dia seperti dikutip dari Kontan.co.id, Minggu (3/3/2019).

Secara umum, saat ini manajemen masih memberikan kantong plastik secara cuma-cuma kepada pelanggannya. Namun hal ini juga terus dibarengi dengan edukasi dan opsi untuk menyediakan tas belanja yang ramah lingkungan.

Baca juga: Hanya Rp 200 Per Lembar, Efektifkah Kebijakan Kantong Plastik Berbayar?

“Kami akan melakukan edukasi dan memberikan solusi terlebih dahulu kepada pelanggan kami,” lanjutnya.

Seperti diberitakan Aprindo telah mengeluarkan kebijakan Kantong Plastik Tidak Gratis (KPTG) yang efektif berlaku sejak 1 Maret 2019 lalu.

Aturan tersebut memberikan keleluasaan bagi peritel untuk mengenakan biaya minimal Rp 200 per kantong kepada pelanggannya. (Andy Dwijayanto)

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Indomaret belum akan terapkan kantong plastik berbayar

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X