Dirut AP II Tantang Unpad Buat Penelitian tentang Kebandarudaraan

Kompas.com - 05/03/2019, 08:38 WIB
Direktur Utama AP 2, Muhammad Awaluddin memberikan pemaparan tentang industri 4.0 dalam ?CEO Goes to Campus? di Universitas Padjadjaran, Jatinangor, Sumedang, Senin (4/3/2019). KOMPAS.com/RENI SUSANTIDirektur Utama AP 2, Muhammad Awaluddin memberikan pemaparan tentang industri 4.0 dalam ?CEO Goes to Campus? di Universitas Padjadjaran, Jatinangor, Sumedang, Senin (4/3/2019).

SUMEDANG, KOMPAS.com – Angkasa Pura (AP) II menantang mahasiswa untuk membuat tugas akhir mengenai kebandarudaraan. Tema yang menarik akan mendapatkan beasiswa.

“Ada beasiswa for final study of airport management business service and operation,” ujar Direktur Utama AP 2, Muhammad Awaluddin dalam “CEO Goes to Campus” di Universitas Padjadjaran, Jatinangor, Sumedang, Senin (4/3/2019).

Awaluddin mengatakan, banyak hal di bandar udara yang bisa dijadikan bahan penelitian. Mulai dari persoalan ekonomi, operasional, statistik, dan lainnya.

“Saya sudah tawarkan pada banyak universitas, namun belum banyak yang merespons. Makanya kami ingatkan terus,” tuturnya.

Baca juga: Cerita Dirut AP II Kesulitan Cari Ahli Hukum Udara di Indonesia

Penyebab kampus belum merespons ajakannya kemungkinan karena belum familiar dengan isu bandar udara. Bisa jadi pula bagi sebagian orang, bandar udara itu eksklusif.

Padahal, pihaknya terbuka bagi mahasiswa yang ingin melakukan penelitian baik untuk mahasiswa dalam negeri maupun luar negeri.

“Tapi untuk mahasiswa luar negeri, kami pilih-pilih. Kalau untuk mahasiswa dalam negeri, kamu terbuka lebar, silakan,” ucapnya.

Misal mahasiswa Unpad melakukan penelitian di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Ketajati, Majalengka. Hal yang diteliti, contohnya, kehadiran Bandara Kertajati terhadap peningkatan perekonomian di Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan).

Hasil dari penelitian tersebut, bisa menjadi masukan dan memberikan rekomendasi untuk regulasi dan lainnya.

“Kampus belum banyak tertantang untuk membuat topik baru, lebih ke mengembangkan topik yang sudah ada, atau mengganti variabel. Coba keluar dari zona nyaman penelitian, cari topik yang baru,” ungkapnya.

Di depan mahasiswa, Rektor Unpad Bandung, Prof Tri Hanggono Achmad mengatakan pihaknya akan menyeleksi mahasiswa yang memiliki gagasan tentang kebandarudaraan.

Unpad akan membiayai mahasiswa tersebut untuk datang ke AP II  dan menyampaikan gagasannya untuk perubahan yang lebih baik.

“Mahasiswa jangan banyak nanya, tapi berikan gagasan. Itu generasi milenial. Kalau ketemu dosen, baru banyak nanya, pertanyaan kritis. Tapi kalau ketemu sama para pemimpin berikan gagasan,” ucapnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X