Harga Buku Impor Sangat Murah, Menkeu Ingin Investigasi Big Bad Wolf

Kompas.com - 06/03/2019, 06:30 WIB
Event BBW yang semakin luas dengan total 5 hall di Ice BSD, Senin (4/3/2019) KOMPAS.COM/PAVEL TANUJAYAEvent BBW yang semakin luas dengan total 5 hall di Ice BSD, Senin (4/3/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Pameran Big Bad Wolf ternyata mendapatkan perhatian dari Menteri Keuangan Sri Mulyani. Hal ini lantaran buku impor yang dijual di pameran tersebut sangat murah.

Perempuan yang kerap disapa Ani itu awalnya menilai murahnya harga buku impor di Big Bad Wolf lantaran tidak dikenai bea masuk.

"Kalau dikenakan bea masuk, mahal, (nanti saya) dimarahi literasi," ujarnya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (5/3/2019).

Namun saat ditanya mengapa harga murah buku impor serupa tidak dijumpai di tempat lain, Sri Mulyani mengaku tak tahu persis sebabnya.

Menurut mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu, diperlukan investigasi mendalam untuk membedah hal tersebut. Misalnya soal bea masuknya atau pajak impor.

Sebagai tindak lanjut, Sri Mulyani menyebut akan melihat lebih detail praktik impor buku tersebut secara menyeluruh.

"Iya saya terus terang soal gitu harus investigasi. Saya juga suka buku, jadi suka perhatikan buku yang dijual bahkan dalam marketplace ataupun fisik, ada juga perbedaan. Kami lihat bagaimana praktik keseluruhan ini," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Bea Cukai juga turut memperhatikan buku impor yang dijual di Pameran Big Bad Wolf.

Bahkan Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi mengatakan akan mengecek dokumen buku impor tersebut

"Nanti aku cek laporannya, besok aku cek ya," kata dia

Menurut Heru, setiap buku impor yang masuk ke Indonesia pasti dikenai bea masuk, kecuali buku ilmu pengetahuan.

Sejak 2016, buku impor ilmu pengetahuan sudah dibebaskan dari bea masuk, pengenaan pajak pertambahan nilai (PPN) dan pungutan pajak penghasilan (PPh) pasal 22.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.