PLN Alirkan Listrik untuk Cold Storage Perikanan

Kompas.com - 06/03/2019, 15:26 WIB
Ilustrasi ekspor ikan ThinkstockIlustrasi ekspor ikan

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menjamin ketersediaan listrik untuk fasilitas gudang pendingin ( cold storage) perikanan. Terkait hal ini, perseroan melakukan sejumlah inisiatif.

“Pada 18 Mei 2018, PLN menyediakan listrik untuk floating cold storage pertama di Indonesia milik PT Perikanan Nusantara (Persero) di Pelabuhan Untia, Makassar, Sulawesi Selatan. Pasokan listrik PLN ke floating cold storage tersebut mencapai 240 kilo Volt Amper (kVA) menggunakan  alat Automatic Secionalizing Switch,” kata Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN I Made Suprateka dalam pernyataannya, Rabu (6/3/2019).

Baca juga: Jokowi Tugaskan BUMN Bangun Cold Storage untuk Bantu Petani

Sebelumnya pada Juni 2017, PLN bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memenuhi kebutuhan tenaga listrik di setiap lokasi Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT).

PLN menyediakan listrik di 12 pulau kecil serta kawasan perbatasan yang meliputi Natuna, Saumlaki, Merauke, Mentawai, Nunukan, Talaud, Morotai, Biak Numfor, Mimika, Rote Ndao, Sumba Timur, dan Sabang.

Project ini juga digunakan untuk pengoperasian cold storage, tempat singgah nelayan, pabrik es, sumur, gudang rumput laut hingga tambak serba guna,” papar Made.

Baca juga: Asing Bisa Investasi ke Cold Storage Hingga Kepemilikan 100 Persen

Dengan menggunakan listrik PLN dibandingkan genset, pengelola cold storage memperoleh manfaat antara lain nilai tambah secara ekonomis, produk perikanan yang lebih tahan lama, akan dapat diolah menjadi fillet, nugget, dan bakso udang/ikan.

Dalam industri perikanan, baik perikanan laut maupun tambak, kehadiran cold storage sangat krusial. Dengan cold storage, nelayan atau petambak bisa menyimpan hasil tangkapannya relatif lebih lama, sehingga nilai ekonomisnya tidak menyusut akibat proses pembusukan alamiah.

Baca juga: Bulog Kaji Pembangunan Cold Storage Raksasa seperti di Dubai

Dengan pengendalian atau pengaturan suhu di cold storage,umur komoditas dapat diperpanjang (extended shelf life).

“Ikan harus didinginkan segera setelah ditangkap di laut atau dipanen di tambak. Jika dalam 4 jam setelah ditangkap tidak cepat diturunkan suhunya, akan terjadi perubahan fisik, terjadi perkembangan bakteri. Di sini peran penting cold storage pasca penangkapan atau pascapanen,” jelas Hasanuddin Yasni, Ketua Umum Asosiasi Rantai Pendingin Indonesia (ARPI).



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X