Mengintip Peluang Mendulang Uang dari Bisnis Jastip

Kompas.com - 06/03/2019, 16:11 WIB
ilustrasi SHUTTERSTOCKilustrasi

Baca juga: 7 Cara Meningkatkan Daya Saing Bisnis

Dian selama ini,hanya memasarkan jasanya melalui akun Instagram dan Whatsapp Story. Dalam sebulan, dia bisa lima kali melayani layanan jastip.

Selama ini, menurut Dian, dia tak mengalami kesulitan yang berarti dalam menekuni bisnis jastip.

“Kesulitannya kadang suka enggak tahan juga pengen belanja barang kalau pas lagi beliin barang titipan orang,” ujar dia.

Dian menuturkan, keuntungan berbisnis jastip ini belum pernah dia pergunakan. Sebab, keuntungan itu akan dia gunakan untuk liburan bersama keluarganya.

“Sekarang sih keuntungannya sudah bisa untuk jalan-jalan ke luar kota sama keluarga, tapi kami rencananya uang keuntungan itu mau buat vakansi ke Singapura,” ucap Dian.

Senada dengan Dian, Eka Chanda Septarini mengaku tak sengaja berbisnis jastip. Wanita yang bekerja di salah satu media massa nasional ini mengawali bisnisnya saat berpelesiran ke Korea Selatan.

Saat itu, banyak teman dan keluarganya yang ingin membeli barang-barang asal Negeri Ginseng itu. Melihat peluang bisnis itu, akhirnya Eka mempromosikan layanan jastip di media sosialnya.

Tak menyangka, ternyata banyak yang minat membeli pernak-pernik asal Korsel.

“Awalnya enggak mau buka jastip, tapi teman-teman tahu kalau aku mau ke Korea, mereka akhirny nitip beli barang. Yasudah akhirnya aku buka jasti barang-barang yang bisa aku beli di tempat-tempat yang aku mau datengin,” kata Eka.

Eka menambahkan, bagi para pelanggan yang ingin menggunakan jasanya, dia meminta untuk mentransferkan uangnya terlebih dahulu. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari pengguna jasa yang hit and run.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X