Peran Perempuan di Dunia Bisnis Gobal Terus Meningkat

Kompas.com - 09/03/2019, 13:41 WIB
IlustrasiThinkstockphotos Ilustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Peran perempuan dalam dunia bisnis global terus meningkat.

Penelitian Women in Business terbaru dari Grant Thornton International setidaknya ada satu perempuan dalam level manajemen senior.

Angka tersebut naik sebesar 12 persen, menjadi 87 persen di sepanjang tahun 2018.

Secara keseluruhan, perempuan sekarang memegang 29 persen posisi kepemimpinan senior secara global. Meskipun angka ini hanya naik 10 persen sejak 15 tahun terakhir.

Baca juga: Wanita Karier di Indonesia Lebih Berani Minta Promosi Jabatan

Laporan ini juga menyebutkan bahwa tindakan yang paling sering dilakukan untuk mendorong
keragaman gender di antara bisnis global adalah memastikan peluang pengembangan karier yang setara, yaitu sebesar 34 persen.

"Pencapaian ini sangat menggembirakan dan merupakan indikasi kuat bahwa kesetaraan gender mulai dianggap serius dalam dunia usaha. Faktor eksternal seperti meningkatkan transparansi organisasi, pelaporan kesenjangan remunerasi berdasarkan gender dan dialog publik yang sangat masif seperti munculnya Aksi #MeToo telah membuat bisnis sadar akan perubahan yang diperlukan," ujar pemimpin global, Grant Thornton International, Francesca Lagerberg dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (9/3/2019).

Baca juga: Wanita Asal Surabaya Wakili Indonesia di EY Entrepreneurial Winning Woman

Walaupun jumlah perempuan dalam tingkat kepemimpinan senior telah meningkat pesat, masih terdapat kesenjangan kesetaraan gender di level kepemimpinan tertinggi yang signifikan. Hanya 15 persen bisnis di dunia yang memiliki perempuan yang menjabat sebagai CEO atau Direktur Pelaksana.

Posisi senior yang paling banyak diduduki perempuan adalah direktur sumber daya manusia, yaitu sebesar 43 persen.

"Terlepas dari dukungan dunia bisnis yang kuat terhadap keragaman gender, perubahan di posisi puncak tetap lambat hingga sekarang. Semoga peningkatan tajam dalam representasi perempuan dalam kepemimpinan senior yang kita lihat pada tahun ini bukan murni reaksi spontan terhadap iklim sosial saat ini dan kita akan dapat melihat kemajuan serupa di tahun-tahun mendatang," kata Lagerberg.

Baca juga: Wanita Pertama yang Jabat CEO Pepsi Mundur Setelah Memimpin 12 Tahun

Lagerberg menambahkan, berbagai kebijakan dalam dunia bisnis tidak serta merta mengarah pada
pembahasan keragaman gender secara mendalam.

Selain itu, kompleksitas dalam menerjemahkan kebijakan-kebijakan tersebut ke dalam praktik, dan keberadaan stereotip tentang peran gender, masih menjadi hambatan bagi kemajuan bisnis.

Karenanya, kemajuan yang nyata dalam keragaman gender masih perlu diwujudkan.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X