Kompas.com - 11/03/2019, 17:00 WIB
Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Sugeng (kiri) saat menghadiri serah terima jabatan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang, Senin (14/1/2019) KOMPAS.com/ANDI HARTIKDeputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Sugeng (kiri) saat menghadiri serah terima jabatan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang, Senin (14/1/2019)

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) terus mendorong investasi di indonesia melalui teknologi digital dalam pengembangan ekonomi pariwisata di Indonesia.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui kegiatan Regional Investment Forum (RIF) yang diselenggarakan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal, Senin (11/3/2019).

RIF diadakan untuk mempertemukan pemerintah dan pelaku usaha dengan lebih dari 500 partisipan yang terdiri atas perwakilan pemerintah pusat dan daerah, startup, investor, regulator, dan lembaga keuangan.

Baca juga: Genjot Pertumbuhan Ekonomi RI, BKPM Gelar Forum Investasi Regional

Menurut Deputi Gubernur BI Sugeng, pertumbuhan ekonomi perlu didorong peningkatan produktivitas. Caranya antara lain dengan menggenjot inovasi dan teknologi.

Untuk itu, papar Sugeng, dalam mengoptimalisasi perkembangan sumber pertumbuhan ekonomi baru, Indonesia perlu mensinergikan potensi ekonomi digital dan pengembangan pariwisata.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pengembangan pariwisata merupakan quickwin dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan cadangan devisa," kata Sugeng.

Baca juga: Obral Insentif, Pemerintah Ingin Investasi Cepat Masuk ke Sektor Pariwisata

Selain itu, pengembangan ekonomi digital diharapkan dapat meningkatkan produktivitas melalui inovasi dan teknologi.

Menurut Sugeng, pendekatan yang ditempuh BI dalam menghadapi perkembangan ekonomi digital adalah menjaga keseimbangan antara upaya menggali inovasi dan menjaga stabilitas.

BI akan mendorong promosi inovasi dalam ekonomi digital, menyediakan ekosistem yang mendukung pengembangan ekonomi digital, dan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui ekonomi digital.

Baca juga: Pemerintah Dinilai Lambat Respons Perkembangan Ekonomi Digital

BI juga akan mendorong stabilitas ekonomi tetap terjaga, mencegah tindak Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU PPT), dan mendorong perlindungan konsumen.

Ke depannya, imbuh Sugeng, BI akan mendukung langkah pemerintah dalam mendorong perluasan investasi di Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.