Jokowi Apresiasi Kinerja Mendag Karena 3 Hal Ini

Kompas.com - 12/03/2019, 17:16 WIB
Presiden Jokowi saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Investasi 2019 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Tangerang Selatan, Selasa (12/3/2019). KOMPAS.com/IhsanuddinPresiden Jokowi saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Investasi 2019 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Tangerang Selatan, Selasa (12/3/2019).

TANGERANG, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mengapresiasi kinerja Menteri Perdagangan ( Mendag) Enggartiasto Lukita yang dinilainya berhasil melaksanakan 3 mandat yang telah diberikan.

Tiga mandat tersebut adalah membangun dan merevitalisasi pasar rakyat, menjaga stabilitas harga dan ketersediaan stok bahan pokok serta menyerap produksi dalam negeri, serta meningkatkan ekspor.

Pada tahun 2018, Kementerian Perdagangan telah merevitalisasi 4.211 unit pasar dari target awal 5.242 unit pasar dan 8.900 unit pasar kecil.

Baca juga: Jokowi Minta Mendag Bangun Ekosistem Online di Pasar Rakyat

"Saya memberikan penghargaan dan apresiasi kepada Menteri Perdagangan yang sampai tahun 2018 telah membangun kurang lebih 4.200 unit pasar di seluruh Tanah Air, baik dari segi pembangunan maupun revitalisasi. Selain itu, ada 8.900 pasar kecil atau pasar desa yang telah berhasil kita bangun selama 4 tahun ini," kata Jokowi saat membuka Rapat Kerja Kementerian Perdagangan, Selasa (12/3/2019).

Revitalisasi pasar yang dilakukan Kemendag bukan hanya dari segi bangunan maupun fisik, tetapi juga memberikan pelatihan manajemen dan tata kelola pasar.

Dengan revitalisasi tersebut, diharapkan pasar tidak lebih baik dari segi fisik, tetapi semakin meningkatkan kebutuhan ekonomi rakyat bagi pelaku pasar dan masyarakat sekitar.

Baca juga: Program Revitalisasi Pasar Rakyat Terus Dilanjutkan

"Kami juga memberikan pelatihan manajemen dan tata kelola pasar. Selama periode tersebut telah mengalami kenaikan omzet hingga 400 persen. Sehingga kalau kita rata-ratakan, kenaikan tersebut mencapai 20 persen volume transaksi pada pasar yang telah kita revitalisasi," ucap Enggar dalam kesempatan yang sama.

Revitalisasi pasar bertujuan untuk memperkuat perekonomian rakyat. Program ini juga dijalankan di daerah pascabencana, daerah konflik, dan perbatasan negara tetangga.

Kemendag juga dipandang berhasil menjaga stabilitas harga pangan yang biasa bergejolak pada bulan puasa dan hari raya Idul Fitri.

Dalam melaksanakan mandat presiden terkait peningkatan ekspor, Kemendag telah melakukan gratifikasi pasar tujuan ekspor, menyesuaikan sejumlah perjanjian dagang, dan membuka akses pasar ke negara tujuan baru hingga ke Afrika, Timur Tengah, Asia Tengah, dan Rusia.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X